Polsek Tangerang Ringkus Tiga Pencuri Rumsong

 

TANGERANG, (B1) – Reskrim Polsek Tangerang (Benteng), Polres Metro Tangerang Kota, berhasil ungkap kasus pencurian rumah kosong dan mengamankan tiga pelaku. Ketiganya berinisial EN, L dan Y.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima, yang didampingi Kasubag Humas Kompol Abdul Rachim, Kapolsek Benteng Kompol Yulies Andri Pratiwi dan Kanitreskrim Polsek Benteng IPTU Jayadi, saat konferensi pers di Mapolrestro Tangerang Kota, Jum’at (18/6/21) sore mengatakan, para pelaku telah mengincar sasaranya sebelum melakukan pencurian pada tanggal 13 Mei 2021. Pada saat itu diketahui, pemilik rumah dan keluarga sedang melakukan Sholat Idul Fitri.

Saat rumah kosong, para pelaku lantas melakukan aksinya, dengan mencongkel jendela menggunakan linggis dan obeng.

“Pelaku langsung masuk mengacak acak seluruh kamar untuk mencari barang-barang berharga. Pelaku menemukan uang sebesar Rp91 juta yang disimpan korban di dalam lemari kaca,” bebernya.

Selain uang, pelaku juga mengambil HP merk Oppo dan Laptop merk Asus. Usai Sholat Id, korban kaget mengetahui rumahnya telah dimasuki orang dan barang berharga pun telah lenyap.

“Korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Benteng, yang ditindak lanjuti oleh anggota Unit Reskrim Benteng. Lalu, IPTU Jayadi melakukan penyelidikan, yang akhirnya berhasil menangkap pelaku EN disebuah kontrakan di Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangsel,” jelas Deonijju.

Lanjut Kapolres, Polsek Benteng kemudian melakukan pengembangan, dan ditangkap lagi dua pelaku berinisial L dan Y. Keduanya ditangkap di Jalan HR. Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang.

“Dari penangkapan para pelaku, beberapa barang bukti berhasil diamankan diantaranya, laptop, hp, perhiasan, jam tangan ditemukan di tempat berbeda,” ungkapnya.

Dalam aksinya pelaku juga menggunakan senjata mirip senjata api (air softgun). Senjata untuk menakut-nakuti bila ada perlawanan dari korban. Disita pula badik, sangkur, golok dan celurit serta dua unit motor jenis satria dan mio.

“Dengan barang bukti sebanyak ini, pelaku sudah melakukan beberapa kali aksinya di rumah-rumah korbanya. Untuk lebih kengkapnya masih dalam proses pengembangan,” tandasnya.

Kapolres memersilahkan masyarakat yang merasa kehilangan barang utnuk mengambil barangnya di Mapolsek Benteng.

“Pelaku kita jerat pasal Pencurian Dengan Pemberatan (Rumsong) sebagai mana di maksud dalam pasal 363 ayat (1) butir 4 dan 5 KUHP, dengan ancaman pidana 7 tahun penjara,” tukasnya. (cj/do).

5,856 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment