TANGERANG, (B1) – Pendongeng Indonesia, Budi Sabarudin yang akrab disapa Budi Euy, masih melanjutkan Program Sedekah Dongeng Nusantara. Kali ini, di teras rumah di Jalan H Bucek RT 02/01, Kampung Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (20/7/19).
“Bagi saya, mendongeng di teras rumah yang sempit sudah biasa dan tetap asyik,” ungkap Budi Euy.
Kang Budi juga mengaku pernah diundang mendongeng di ruang tamu dan bahkan di dapur. “Saya senang sekali bisa mendongeng di ruang-ruang seperti itu,” katanya..
Setiap pendongeng lanjut dia, sebaiknya tidak memilih-milih ruang mendongeng. “Mendongeng di gedung-gedung representatif, sama saja dengan mendongeng di teras rumah,” kilahnya.
Menurut Budi Euy, dalam mendongeng itu, ruang bukan segala-galanya dan juga bukan hal paling penting, akan tetapi substansinya pesan-pesan dalam cerita itu harus bisa dinikmati dan dihayati penonton.
Pantauan wartawan di lokasi, sebanyak 30 anak asuhan Taman Baca Mata Air Indonesia, larut dalam dongeng bertajuk “Perang Melawan Kerajaan Lalat” yang dibawakan Kang Budi.
Budi Euy membawakan dongengnya secara ekpresif, energik dan totalitas, menggunakan property alat-alat permainan tradisional dan mengemas dengan lagu dan gerak yang lucu. Anak-anak pun tertawa, Terhibur. (Way).
























