Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
KESEHATANTANGERANG RAYAUncategorized

Bupati Tangerang Minta Alim Ulama, Relawan dan TNI/Polri Disuntik Booster

×

Bupati Tangerang Minta Alim Ulama, Relawan dan TNI/Polri Disuntik Booster

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TIGARAKSA, (B1) – Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar minta kepada Gubernur Banten agar para pelayan publik, TNI, dan Polri serta alim ulama sebagai kelompok prioritas untuk mendapatkan suntikan ke tiga atau booster.

Example 300x600

Hal tersebut diungkapkan Zaki saat Rakor penanganan Covid-19 dan percepatan vaksinasi tingkat Propinsi Banten secara virtual.

“Saya minta untuk para petugas pelayanan publik para PNS kemudian juga TNI Polri serta alim ulama mendapatkan prioritas juga melakukan vaksin booster yang ketiga,” pintanya, Senin (10/1/22).

Zaki juga mengatakan, walaupun petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis belum didapat, Pemkab Tangerang telah siap melaksanakan booster kepada para pelayan ataupun petugas publik. Sehingga dari sisi mental akan lebih siap lagi menghadapi apabila terjadi lonjakan kasus baru.

“Termasuk relawan-relawan yang melaksanakan vaksin pada saat ini berikutnya adalah begitu juga dengan para alim ulama. Para alim ulama juga wajib mendapatkan vaksin booster yang ketiga karena ulama memiliki peran penting di tengah masyarakat dan bisa menangkal hoaks,” jelasnya.

Zaki juga mengungkapkan, di Kabupaten Tangerang sudah banyak tempat/hotel yang representatif untuk karantina masyarakat yang pulang dari luar negeri.

Salah satunya adalah Hotel Yasmin yang bisa direkomendasikan sebagai pusat isolasi terpadu dan tempat karantina mandiri untuk mereka yang pulang dari luar negeri. Namun memang ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki nantinya.

“Hotel Yasmin pada saat ini sedang lengang dan bisa untuk menampung masyarakat yang sudah terkonfirmasi positif tanpa gejala. Dan apabila saat karantina ditemukan kasus positip, langsung bisa dirawat dan ditangani langsung di Hotel Yasmin, tidak perlu lagi dibawa ke Wisma Atlet. Karena yang di sana juga sudah cukup penuh dan padat oleh masyarakat yang berdatangan dari luar negeri,” ungkapnya.

Menurutnya, lebih baik yang pulang dari luar negeri dirawat di Hotel Yasmin daripada dibawa ke Wisma atlet. Karena Hotel Yasmine mudah aksesnya dan sarana, prasarana serta kesiapan tenaga medis tersedia.

“Mohon juga dukungan dari Ibu Kepala Dinas Kesehatan untuk menjadikan hotel Yasmin menjadi tempat perawatan isolasi terpadu masyarakat yang terkonfirmasi positif, maupun untuk karantina masyarakat setelah bepergian dari luar negeri,” tukasnya. (kom/sus).

Example 300250
Example 120x600
Script â„– 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post