BANTEN RAYAUncategorized

Aktivis Nilai Tudingan Korupsi di Banten Tak Berdasar

 

SERANG, (B1) – Munculnya isu korupsi yang terjadi di Banten, dinilai tuduhan tidak berdasar.

banner 300x600

Mantan Aktivis PMII dan juga Mantan Pengurus Kumala, Rizwan kepada media, kepada media mengungkapkan, soal budaya korupsi yang masih marak di Banten, tidak berdasar. Tudingan tersebut hanya bersifat penggiringan opini saja, tanpa data.

“Faktanya pada tahun 2018 Koalisi Masyarakat Sipil Banten Bersih bersama Indonesian Corruption Watch (ICW) melakukan pemetaan kasus korupsi di Banten. Hasilnya, diperoleh data tren penindakan kasus korupsi di Banten sepanjang 2018 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Rizwan.

Dikatakan Rizwan, seharusnya apa yang diisukan harus disertai data akurat. Jangan kemudian menggiring opini yang menyesatkan publik.

“Mahasiswa sebagai agent intelektual seharusnya memiliki data analisis yang akurat dan berdasar, tidak asal bicara. Padahal sebagai agent perubahan sudah sepatutnya mahasiswa bangga bahwa hari ini Banten sudah maju di bawah kepemimpinan WH – Andika, “ujar Rizwan.

Disebutkan, beberapa bulan yang lalu ada sekitar 17 PNS pemprov Banten yang terbukti korupsi sudah dipecat Gubernur WH. Artinya WH semangat membersihkan tradisi korupsi di Banten ini.

“Yang kita tahu Banten, mempunyai pengalaman kelam soal korupsi di tanah jawara ini, ” tambahnya. (man).

Exit mobile version