Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
PENDIDIKANTANGERANG RAYAUncategorized

Rumini Menilai Investigasi Oleh Pemkot Tangsel Tidak Fair

×

Rumini Menilai Investigasi Oleh Pemkot Tangsel Tidak Fair

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGSEL, (B1) – Rumini (44), mantan guru honorer yang dipecat Dinas Pendidikan Pemkot Tangsel, setelah berusaha membongkar dugaan Pungli di SDN 02 Pondok Pucung, menilai upaya investigasi yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tidak fair.

Example 300x600

“Dinas mengatakan ingin melakukan investigasi ulang perihal pemecatan saya. Tapi percuma, karena tidak fair,” tegasnya di halaman Mapolresta Tangsel, usai membuat laporan Polisi atas dugaan pungli di SDN 02 Pondok Pucung, Kamis (4/7/2019).

Menurut dia, tim investigasi yang dibentuk Pemerintah Kota Tangerang Selatan, terdiri dari Inspektorat dan Dindikbud adalah satu lingkaran dalam kekuasaan.

“Saya tidak pernah percaya, karena mereka satu lingkaran. Yang di dalam sana itu bagian dari hal-hal yang saya sebut semacam mafia dalam bidang pendidikan,” ungkapnya.

Hal itu, juga didasari permintaan penyelesaian secara kekeluargaan oleh tim pemeriksaan khusus inspektorat.

“Inspektorat turun, tetapi mereka meminta kekeluargaan, jujur, dua kali turun, dia minta kekeluargaan, tetapi tetap saya minta independensi,” katanya.

Bentuk lain, persekongkolan oleh tim investigasi lanjut Rumini, adalah, pengkondisian para orang tua murid, yang sebelumnya menyuarakan masalah pungli, kini malah bungkam.

“Kemudian menyambangi beberapa orang tua murid tetapi sudah dikondisikan. Yang tadinya menyuarakan secara frontal masalah punhutan-pungutan yang terjadi di sekolah, sampai kami dapat semua barang bukti, tapi ternyata saat Inspektorat turun, semua sudah dikondisikan,” katanya.

Sebelumnya Rumini menyatakan, ia tak akan menyerah bongkar dugaan pungli di sekolah. (Gie).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post