CILEGON, (B1) – Komunitas Teater Wonk Kite (KTWK) Cilegon, laksanakan Musyawarah Teater Istimewa (MUTERI) ke-2, Minggu (19/5/19). Kegiatan berlangsung di kediaman Presiden KTWK Ahmad Faldi, yang periode kepemimpinannya habis tahun ini.
Pada kesempatan sakral tersebut, agenda kegiatan diawali dengan kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh Ketua Dewan Kesenian Cilegon (DKC) sekaligus Dewan Pendiri KTWK Ahdi Zukhruf Amri, Ketua Program DKC Bahroni, Pembina KTWK Anton Heri Maulid, Founder Seniki Theatre Sally Al Faqir, dan kawan-kawan dari Teater Bahari Cilegon (TBC) SMK BCA Kota Cilegon.
Usai melaksanakan agenda buka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan agenda sholat berjama’ah yang disambung dengan kegiatan MUTERI.
Dalam kegiatan MUTERI ke-2, muncul 3 kandidat calon Presiden KTWK, diantaranya Mulfi Iman Adiansyah, Virly Ayuningtyas, dan Aman Tajudin.
Presiden sebelumnya Ahmad Faldi dalam sambutannya mengatakan, dalam masa kepemimpinannya masih banyak kekurangan dan sejumlah agenda yang belum dilaksanakan.
Untuk itu di periode baru yang akan datang, dirinya berharap KTWK bisa terus maju dan berkembang dengan menjalankan sejumlah kegiatan yang belum sempat dilaksanakan.
“Alhamdulillah, meski belum maksimal sejumlah agenda telah dilaksanakan di kepemimpinan saya. Saya akui masih banyak kekurangan sehingga saya berharap dalam kepemimpinan selanjutnya bisa direalisasikan dan lebih baik lagi,” ungkapnya.
Dirinya juga menyampaikan rasa terimakasih kepada para pendiri yang selama ini senantiasa hadir dan memberikan dukungan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
“Sebelum menutup sambutan ini, saya juga memohon maaf kepada semua keluarga besar wonk kite, apabila masih banyak kekurangan dalam menjalankan roda organisasi wonk kite,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Dewan Pendiri KTWK Ahdi Zukhruf Amri menyampaikan, MUTERI merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban dari kepemimpinan sebelumnya, atas kegiatan yang telah dilaksanakan. Juga menjadi ajang untuk melakukan evaluasi organisasi yang bermanfaat bagi kemajuan dan perkembangan Wonk Kite, yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan saat ini.
“Kegiatan MUTERI merupakan kegiatan rutin dalam rangka regenerasi atau peremajaan agar dalam perjalanannya kehidupan organisasi bisa terus berlanjut dan mendapatkan energi baru yang dibutuhkan sesuai kemajuan dan perkembangan zaman. Hal ini juga menjadi tolak ukur bahwasanya Komunitas Teater Wonk Kite masih tetap ada dan terus berjalan setelah 15 tahun sejak berdiri pada tanggal 24 April 2004,” tandasnya.
Pada pelaksanaan MUTERI ke-2, dari hasil musyawarah yang dilaksanakan, Aman Tajudin terpilih secara aklamasi menjadi Presiden KTWK periode 2019-2021.
“Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan, saya berharap semua anggota keluarga ‘Wonk Kite’ bisa ikut terlibat dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan ke depan nanti. Saya sendiri belum lama bergabung di komunitas ini. Sehingga dalam menjalankan organisasi akan sangat banyak memerlukan pembinaan dan bimbingan dari presiden sebelumnya dan juga para pendiri.
Insya Allah amanah ini akan menjadi tanggungjawab saya dan pengurus yang baru nanti, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk kemajuan dan perkembangan organisasi ini,” pungkasnya. (Baehaqi Rizal).
























