TIGARAKSA, (B1) – Ananta Wahana, anggota DPRD Provinsi Banten menghadiri peringatan Asura yang dihadiri para Habieb di Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren AL-KHOIRAT Kp. Gebang Ds. Suka Damai Kec. Cikupa, Kamis, (20/9/18) malam.
Hari Asura adalah peringatan malam 10 Muharam 1440 Hijiriah dalam kalender Islam. Pada acara Asura ini dilaksanakan beberapa kegiatan mulai dari Sunatan Masal, Nikah Masal, Santunan Anak Yatim hingga prosesi potong rambu pertama para bayi yang disaksikan para Habib.
Ananta Wahana dilokasi didampingi Pimpinan Pondok Pesantren, KH Ata Suhada dan santri. Sohibul bait menyuguhkan teh khas dari jazirah arab yang dibuatkan khusus KH Ata Suhada untuk dinikmati bersama. Tentunya hal tersebut dirasakan sebagai Persaudaraan yang begitu begitu indah.
Ananta Wahana mengatakan, Ia merasa bahagia dapat merasakan suasana kekeluargaan antara dirinya dengan para ulama pada perayaan malam Asura di Pondok Pesantren Al-Khoirot.
“Tadi saya juga diberi kesempatan duduk besama diantara para Habib dan ulama yang datang diatas panggung. Ini tentunya suasana persaudaran yang indah yang mesti terus kita jaga,” katanya.
Ananta menambahkan, dirinya diterima di lingkungan pondok pesantren karena nemang mengusung visi dakwah parlemen untuk menghasilkan keputusan negara yang mensejahteraan rakyat dalam keberagaman untuk Indonesia Raya yang saling menghargai umat.
“Karena Ke-Bhinneka-an yang hidup di Republik Indonesia tercinta ini merupakan kekayaan yang tak terhingga yang dikaruniakan oleh Sang Pencipta. Sehingga keragaman (perbedaan) yang ada, jangan dijadikan bahan politik yang meghilangkan persaudaraan tapi mempersatukan seluruh elemen masyarakat sebagai Keluarga Besar Bangsa Indonesia” jelasnya.
Sementara, Al Habib Nagib bin Syekh Abu Bakar saat berceramah mengatakan, kegiatan Asura atau peringatan 10 Muharam merupakan kegiatan yang memiliki nilai sangat penting.
“Karena diperingatan ini, selain merayakan tahun baru Islam, kita diminta selalu peduli dengan anak yatim. Karena mereka tentunya merupakan sumber kebajikan yang tidak akan habis,” pungkasnya. (les).
























