SERANG, (B1) – Perum Bulog DKI-Banten dengan Yayasan Kemala Bhayangkari daerah Banten tanda tangani kerjasama, sekaligus peresmian Rumah Pangan Kita (RPK), si Jalan Ahmad Yylani, Cipare, Kota Serang, Kamis (26/07/18).
Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, kegiatan bagian dari upaya Polda Banten untuk ikut serta dalam kegiataan stabilisasi harga, sekaligus meresmikan Rumah pangan Kita (RPK).
“Hari ini kepala Bhayangkari, meresmikan RPK yang sudah disiapkan. Nanti tentunya akan diteruskan ke setiap polres-polres bahkan sampai ke polsek,” katanya.
Kapolda menjelaskan, Rumah Pangan Kita (RPK) merupakan bagian dari operasi pasar jenis baru. Jika operasi pasar yang lama, pihaknya menurunkan anggota untuk mengawasi harga pangan tersebut.
“Tapi sekarang kita bisa buat RPK. Ini adalah membuat jaringan atau sistem sehingga tidak perlu diawasi pun yang penting masyarakat bisa mendapatkan barang yang diinginkan. Harga pasar juga terjamin karena semuanya sama dan terkontrol,” jelasnya.
Kapolda melanjutkan,Harga di RPK juga telah disesuaikan dengan ketentuan yang diatur oleh pemerintah, yakni sesuai harga eceran tertinggi (HET) tidak lebih dari harga Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Ini (RPK) untuk siapapun, masyarakat yang ada di area sekitar, untuk harga, kita yang jelas sudah diatur oleh Bulog, tidak akan lebih dari HET,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Kemala Bhayangkari Polda Banten, Juliati Sigit Prabowo menerangkan, RPK merupakan salah satu program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.
“Harapan saya RPK ini bisa berkembang di cabang ataupun tingkat ranting,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Kepala Divisi Perum Bulog DKI-Banten, Fasikah Haerul Jaman menuturkan, jika suatu saat di wilayah Provinsi Banten kekurangan beras, pihaknya bisa menggelontorkan beras yang bersubsidi melalui Rumah Pangan Kita (RPK) tersebut.
“Jadi tidak perlu repot-repot lagi bawa beras ke pasar, operasi pasar, mobilisasi dan lain-lainnya, ini sudah ada di masyarakat melalui RPK ini. Semakin besar jaringan yang kita kembangkan, RPK semakin mudah untuk kita mengendalikan harga. Masyarakat tidak perlu panik, masyarakat bisa membeli beras dengan harga terjangkau,” tutupnya. (Faiz).
