Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
TANGERANG RAYAUncategorized

Kuliah Umum Di Asy Syukriyah Hidayat Nur Wahid Soroti Lemahnya Penanganan Narkoba

×

Kuliah Umum Di Asy Syukriyah Hidayat Nur Wahid Soroti Lemahnya Penanganan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGERANG, (B1) – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asy-syukriyyah, Cipondoh, Kota Tangerang, launching jurusan study baru. Jurusan study itu yakni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Rabu malam, (21/3/18).

Example 300x600

Hadir saat launching, Wakil Ketua MPR RI yakni Dr.H Muhammad Hidayat Nurwahid MA sekaligus mengisi kuliah umum untuk mahasiswa. Tema yang diangkat,  “Ruang pemuda dalam sejarah peradaban negeri”.

Launching yang dibungkus dengan kuliah umum ini STAI Asysyukriyyah mengundang berbagai mahasiswa se Tangerang Raya. Diharapkan kuliah umum dapat dimanfaatkan bagi mahasiswa.

Acaradiselenggarakan STAI Asy syukriyyah sebagai komitmen dan tanggung jawab STAI Asysyukriyyah dalam mencetak generasi muda yang intelek dan religius. Serta mampu berafiliasi di masyarakat luas.

Dahari salah satu dosen STAI Asy-syukriyyah mengatakan, muliah umum diadakan sebagai langkah nyata STAI Asysyukriyyah dalam menciptakan dan membentuk pemuda-pemuda yang intelek dan religius. Sadar akan tanggung jawabnya di masyarakat.

“Kuliah umum ini membentuk karakter pemuda yang siap berkontribusi di lingkungan juga negara. Mampu melek politik dan intelek secara keilmuan,” tandasnya.

Sementara, Wakil Ketua MPR RI H Muhammad Hidayat Nurwahid menkritisi penanganan narkoba Di Indonesia. Dikatakan pemberantasan terasa semakin jauh. Harus ada ketegasan misalnya dengan segera eksekusi hukuman bagi bandar besar.

“Eksekusi saja tidak usah ragu. Apalagi yang terbukti membawa satu ton sabu,” tegasnya.

Dan untuk barang bukti narkoba harus segera dimusnahkan. Sehingga semua orang bisa tahu, jangan terlalu lama,  sementara dampak dari narkoba kemana mana.

Dikatakan saat ini Indonesia menjadi “surga” nya penyimpanan dan penjualan narkoba. Hal itu karena hukum di Indonesia lemah.

“Di DPR pun kita mengkritisi pemerintah yang lambat untuk memfinalisasi perbaikn UU tentang narkotika,” tegasnya. (pudin).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post