SERANG, (B1) – Peningkatan volume sampah sisa malam tahun baru di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Serang, naik sekitar 10 persen, dari 1000 meter kubik per hari dari biasanya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Sariman menuturkan, volume sampah mengalami kenaikan sekitar 1000 meter kubik sehari setelah pelaksanaan tahun baru.
“Tidak terlalu signifikan kenaikannya untuk tahun ini, karena memang keramaian hanya di fokuskan di alun-alun Kota Serang saja,” katanya saat ditemui di TPSA Cilowong taktakan Kota Serang, Selasa (2/01/18).
Dijelaskan, TPSA Cilowong memiliki luas 14 hektar. Setiap hari menerima kiriman sampah dari Kota Serang dan Kabupaten Serang saat ini semakin tergerus seiring meningkatnya volume sampah yang dihasilkan masyarakat.
“Dengan banyaknya sampah yang dikirim ke sini, kita prediksi TPSA ini akan mengalami penumpukan sampah di tahun 2019 – 2020 dan tidak bisa digunakan lagi,” ucapnya.
Dikatakan dengan sistem penumpukan sampah, TPSA Cilowong lambat laun akan menjadi gunung sampah. Untuk itu ia meminta kepada pemerintah kota Serang untuk membawa investor swasta untuk ikut mengelola sampah di Kota dan Kabupaten Serang.
“Pemerintah harus lebih serius lagi masalah sampah. Jangan seperti yang sudah-sudah, investor sudah ada, pertemuan sudah, anggaran sudah tapi ga ada realisasinya,” pungkasnya. (faiz).
























