CILEGON, (B1) – Sejumlah Kelurahan di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, secara bertahap menggelar kegiatan Musrembangkel (Musyawarah Pembangunan Kelurahan).
Hari ini, Rabu (17/1/2018) secara bersamaan kegiatan Musrembangkel digelar di tiga Kelurahan, yakni Kelurahan Ciwaduk Kecamatan Cilegon, Kelurahan Deringo Kecamatan Citangkil, dan Kelurahan Jombang Wetan Kecamatan Jombang.
Dalam agenda Musrembangkel di Kelurahan Ciwaduk yang digelar pukul 09:00 WIB, Lurah Ciwaduk Rohimin mengatakan dari sekian usulan program yang diajukan masyarakat, yang paling berbeda dari usulan di tahun sebelumnya adalah mengenai pengadaan sekretariat untuk setiap Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) yang ada di Kelurahan Ciwaduk.
“Yang berbeda tahun ini adalah usulan mengenai pengadaan sekretariat yang diusulkan oleh RT dan RW. Selama ini kan untuk kantor RT RW masih dirumah masing-masing. Dengan adanya sekretariat ini diharapkan bisa digunakan untuk multifungsi. Bisa digunakan untuk siskamling atau pos ronda atau kegiatan yang lain. Minimal setiap RW satulah. Karena kalau di setiap RT, jumlahnya terlalu banyak ada 20 RT dan 9 RW,” jelasnya.
Terkait program prioritas yang diharapkan dapat dilaksanakan di Kelurahan Ciwaduk, Rohimin menyampaikan, warga masih mengusulkan program prioritas di masalah infrastruktur.
“Untuk program prioritas masih terkait masalah infrastruktur. Mulai dari penambalan jalan, hingga permasalahan drainase dan juga paving block. Mudah-mudahan semuanya bisa dilaksanakan oleh dinas terkait,” singkatnya saat ditemui diruang kerjanya.
Ditempat berbeda, Lurah Deringo yang ditemui usai kegiatan Musrembangkel berharap semua usulan yang disampaikan oleh masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik dan lancar.
“Kami berharap semuanya bisa berjalan lancar. Selain itu harapan saya, terkait masalah pembangunan masyarakat tidak hanya mengusulkan masalah fisik saja tapi juga diharapkan RT, RW bisa mengusulkan mengenai pembangunan non fisik atau mental. Saat ini kebanyakan masih di dominasi oleh usulan pembangunan fisik. Padahal mengenai masalah pembangunan mental juga perlu menjadi skala prioritas baik itu berupa pelatihan atau pembinaan kelembagaan. Maka dari itu tadi di acara Musrembangkel saya sampaikan pemahaman kepada masyarakat apa itu pembangunan mental dan semoga ditahun berikutnya, usulan mengenai pembangunan mental bisa lebih di prioritaskan,” jelasnya.
Pihaknya mengaku kesulitan untuk mengawal usulan berupa pengadaan sekretariat bagi beberapa lembaga yang ada di Kelurahan Deringo.
“Ya itu kita ada beberapa kendala yang sangat sulit dilaksanakan. Karena masyarakat disini tidak ada yang mau tanahnya dibebaskan untuk pembangunan sekretariat. Meski sudah ditawarkan untuk mendapatkan ganti rugi, masyarakat tetap kekeuh pada prinsipnya masing-masing untuk tidak melepaskan tanah miliknya. Semoga dengan adanya permasalahan ini, pihak terkait bisa membantu menyelesaikannya,” harapnya.
Pihaknya mengaku untuk bisa merealisasikan seluruh usulan warga, akan membentuk dan mempersiapkan tim pengawas yang berfungsi untuk mengawal usulan-usulan tersebut agar bisa masuk kedalam musrembang di tingkat Kecamatan dan Kota.
Terpisah, dihubungi melalui sambungan telepon Lurah Jombang Wetan Hasanudin mengungkapkan, ada usulan di 8 titik yang menjadi skala prioritasnya.
Dimana usulan tersebut terdiri dari perbaikan dan pemeliharaan saluran drainase lingkungan dan pembangunan infrastruktur seperti paving block dan pengaspalan, yang dalam pelaksanaannya akan berjalan secara bertahap.
Dirinya berharap, agar seluruh lapisan masyarakat dapat bersama-sama untuk mengawasi pembangunan infrastruktur wilayah yang akan dibangun dan berharap dari sebanyak 14 RW dan 59 RT di Kelurahan Jombang Wetan bisa dikembangkan. (Baehaqi Rizal).
