SERANG,(B1) – Miris, itulah kata yang tepat mungkin disematkan untuk sekolah yang di sekitarnya terdapat banyak kandang ayam dan bebek, serta banyak tumpukan sampah. Selain itu bau menyengat yang timbul, tidak jarang membuat murid SD terganggu saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Hinga salah satu muridnya harus ngeluh ke media sosial instagram agar bisa diperbaiki.
Ya, sekolah itu asalah sekolah Sadah, yang berada di Desa Keserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Tidak heran, pasalnya sekolah dulu di salah satu ruangannya merupakan dulunya bekas kandang kambing. Namun kemudian dibangun alakadarnya oleh warga dengan bergotong royong tanpa bantuan pemerintah.
Menurut Kepala Sekolah SD Sadah A.Juhaeni mengatakan, bangunan sekolah berdiri sejak tahun 2015 silam. Jumlah ada enam ruangan kelas, san kelas 3 dan 5 menempati bekas kandang Kambing, terssebut. Jumlah Siswa seluruhnya ada 97 siswa, yaknk kelas 3 hanya 11 siswa dan kelas 5 hanya 12 siswa.
“Bangunan sudah berdiri sejak tahun 2015 dengan total ruangan 6 kelas, semua siswa total 97″ katanya.
Juhaeni berharap agar pemerintah daerah bisa cepat ada perhatian. Hal itu agar kegiatan belajar dan mengajar dapat berlangsung dengan baik.
” kalau saat ini untuk belajar, saya kira jauh dari standar. Saya harap bisa segera ada perhatian dari pemeeintah” harapnya.
Diketahui, kondisi ruang kelas yang dijadikan KBM hanya dibatasi triplek yang sudah lapuk. Ukuran ruang kelas sekitar 3 x 4 meter persegi.
Kondisi ventilasi udara yang terbatas,membuat kondisi ruang kwlas cukup pengap. Ditambah lagi di lokasi sekolah banyak terdapat kandang Ayam dan Bebek serta tumpukan sampah.
” Iyah engap, banyak kandang ternak dan sampah, jadi bau nya kadang sampai masuk ke kelas.” Keluh Deden, salah seorang murid SD Sadah.
Siswi lainnya Devi Marsya kelas 6, sebelumnya malah sempat membuat vidio kejujuran melalui intagram yang bertepatan dengan hari sumpah pemuda. Ia berharap perhatian dari pemerintah agar sekolahnya diperbaiki, dan meminta kepada Gubernur Banten untuk mendatangi sekolahnya.
Berikut cuita Devi yang dikirim ke instagram,
” Untuk gubernur Banten,
Serang 28 oktober 2017.
kepada yang terhormat Bapak Gubernur Banten.
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh,
Nama saya Devi marsya
saya kelas enam
saya sekolah di sd Sadah
pa. Kami minta tolong, tolong sekolah kami diperbenarkan, karna sekolah kami kurang nyaman tidak asyik untuk dilihat.pa kalau bisa main ke SDN Assa’adah.terima kasih pa.
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.” (pudin).
