POLITIKUncategorized

Ada Sinyal “Borong” Partai di Pilkada Kota Serang

SERANG, (B1) – Pilkada Kota Serang 2018 mendatang diprediksi akan semakin ketat. Hal itu karena banyak Bakal Calon Wali Kota yang sudah mendeklarasikan. Bahkan puluhan bakal calon tersebut saling mengklaim diusung oleh partai politik.

Padahal, hanya Vera Nurlaila Jaman yang sudah memenuhi syarat untuk menjadi Calon Wali Kota Serang periode 2018-2023. Itu karena kursi dukungan istri Wali Kota Serang Tb. Haerul Jaman tersebut sudah terpenuhi.

banner 300x600

Sampai saat ini, Vera yang juga Ketua PKK Kota Serang ini diusung oleh Partai Golkar yang memiliki 7 kursi di DPRD, kemudian PKB dengan jumlah kursi 4, disusul PKPI dengan satu kursinya di DPRD Kota Madani tersebut. Atas dukungan tiga partai tersebut, maka peluang Vera menjadi Calon Wali Kota Serang 2018-2023 semakin kuat mengingat persyaratan untuk mencalonkan Kepala daerah di Kota Serang harus didukung 9 kursi DPRD. Sementara dengan dukungan tiga partai tersebut Vera sudah mengantongi 12 kursi.

Pihak Golkar pun masih terbuka kepada partai lain, mengingat tahapan pendaftaran di KPU masih ada waktu beberapa bulan lagi. Berdasarkan narasumber yang tidak bisa disebutkan, Koalisi Kota Serang Cantik bentukan Partai Golkar tersebut pun dilirik oleh partai lain, bahkan potensinya sangat kuat seperti oleh Partai NasDem, Hanura, Gerindra dan Demokrat.

Dengan kata lain, potensi Borong Partai di Pilkada Kota Serang semakin kuat. Meski demikian, belum bisa dideteksi siapa yang nanti akan memenangkan perhelatan demokrasi 5 tahunan ini. Sebab, politik ibarat pelangi, susah ditebak. Cepat berubah dan tentunya banyak dukungan dari Parpol belum tentu banyak pilihan dari masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Vera Nurlaela Jaman mengatakan berterimakasih atas dukungan dan komitmen partai politik untuk bersama-sama memberikan kontribusi mewujudkan visi Kota Serang Cantik. Menurutnya, membangun Kota Serang tidak bisa dilakukan oleh dirinya sendiri melainkan butuh dukungan dari semua pihak.

“Saya perlu dukungan dari semua element masyarakat khususnya yang ada di Kota Serang termasuk partai politik,” kata Vera yang ditemui seusai menghadiri  kegiatan PKK Kota Serang di Kelurahan Kagungan Kecamatan Serang Kamis 20 September 2017 kemarin.

Walaupun dirinya sudah mendapat tiket untuk ikut serta di Pilkada 2018 mendatang, ia bersama partai pendukung mengaku masih terbuka untuk sejumlah partai di Kota Serang.

“Semoga semakin banyak partai yang ikut bergabung sehingga semakin mudah mewujudkan kota serang cantik, sebuah kota yang cerdas, aman, nyaman, tertata, indah dan kreatif,” ucapnya.

Sementara itu peneliti dari spectrum Indonesia, Nurjaya Ibo mengatakan sejak awal koalisi besar yang coba dibangun partai Golkar sangat berpeluang terwujud. Menurutnya, petanya pun semakin mengkerucut.

 “Peta politik jelang pilkada di kota serang saat ini semakin terlihat mengerucut, jika ini terus berlanjut, maka Vera bersama Golkar akan mampu menempatkan diri sebagai titik pusaran sehingga menarik partai lain,” ujar Nurjaya ditemui dikantornya di jalan KH. Abdul Hadi, Cipare, kota serang, Jumat 21 Septmber 2017 siang tadi.

Dengan komposisi kursi yang ada di legislatif saat ini, kata dia, maka Pilkada Kota Serang 2018 mendatang  tidak ada satupun partai yang mampu mengusung calonnya sendirian. Sehingga membangun koalisi merupakan pilihan satu-satunya. Oleh karena itu dibutuhkan sosok yang mampu menyatukan semua kepentingan yang ada disetiap Parpol. (Arai).

Exit mobile version