Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYALINGKUNGANORGANISASIUncategorized

Janda Anak Tiga Bingung Mau Makan, PWI Cilegon Beri Bantuan

×

Janda Anak Tiga Bingung Mau Makan, PWI Cilegon Beri Bantuan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

CILEGON, (B1) – Dampak Covid-19, dirasakan oleh salah seorang janda beranak tiga Reni Eliyana (38), warga Lingkungan Kalentemu Barat, RT 01, RW 01, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.

Example 300x600

Dengan kondisinya yang cukup memprihatinkan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon melalui Ketuanya Adi Adam, tergerak untuk memberikan bantuan berupa uang tunai yang diharapkan mampu meringankan beban kehidupan Eliyana.

Saat dikunjungi PWI Kota Cilegon, Eliyana menceritakan, semenjak ditinggal pergi oleh suaminya beberapa tahun lalu, dirinya harus menghidupi ketiga anaknya yang masih kecil, yakni Fahri (12) kelas 1 SD, Tantri Safitri Awaliani (7) kelas 1 SD, dan Robbi Aroihimu (3) dengan menjadi asisten rumah tangga.

Dijelaskan Eliyana, dalam kondisi pandemi virus corona atau Covid -19 ini, beban hidupnya semakin sulit karena jasanya sebagai asisten rumah tangga terhenti.

Selain ekonominya yang sulit, Eliyana juga mendiami rumah yang tidak layak yang berdiri di tanah milik Perusahaan Kereta Api Indonesia (KAI) dengan ukuran 4×4 dan harus tidur berhimpitan dengan ketiga anaknya.

Reni menuturkan, rumah yang ditempatinya itu adalah rumah peninggalan dari mendiang orang tuanya yang sudah lama meninggal.

“Rumah yang saya tempati iki (ini) rumah peninggalan wong tue (orangtua) kite (saya). Jadi semenjak ditinggal pergi oleh suami saya tidak ada penghasilan apa-apa, terlebih semenjak mewabahnya pandemi virus corona saya hidup dari belas kasihan orang lain, dan para tetangga yang iba melihat keadaan saya,” tutur Reni dengan berlinang air mata menceritakan hidupnya kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Apalagi lanjut janda anak tiga ini, di bulan puasa ini, dirinya mengaku bingung untuk sahur dan berbuka puasa harus makan apa, karena saat ini tidak ada persedian untuk bekal di bulan puasa.

“Kadang hati mah menjerit, melihat anak-anak mau buka dan saur harus makan apa, persedian beras dan lauk pauk tidak ada, biasanya ada sih bantuan dari CSR PT KDL melalui Kelurahan Samangraya, akan tetapi sudah dua minggu ini bantuan beras dua liter perminggu itu sudah tidak menerima, kadang saya datang ke Kelurahan menanyakan hal itu tapi hingga kini belum juga ada,” tutur Reni.

Ketua PWI Kota Cilegon Adi Adam, mengaku mendapatkan informasi ini dari Grup WhatsApp PWI, bahwasanya ada salah satu warga Cilegon yang butuh bantuan.

“Kita dapat informasi bahwa ada janda anak tiga yang kesulitan di tengah Pandemi, maka saya langsung datang untuk memberikan bantuan berupa uang tunai, dan mudah-mudahan bisa bantu meringankan bebannya,” katanya. (Baehaqi).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post