TANGERANG, (B1) – Anggota komisi IV DPRD Provinsi Banten asal fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Teungku Iwan Jayansyah Putra, lakukan Sosialisasi Perda pada pengawasan bidang pembangunan. Kegiatan dilakukan di venue olahraga Panjat Tebing, di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis, (12/3/26).
Pada kesempatan itu Tengku memaparkan hasil-hasil kerja yang telah dilakukan DPRD Provinsi Banten. Hasil-hasil kerja yang telah dilakukan oleh DPRD Banten tentunya dibutuhkan pengawasan agar berjalan dengan efektif.
“Intinya sosialisasi perda, bukan raperda. Kalau perda kan sudah jadi, jadi sejauh mana perda yang sudah jadi efektif pelaksanaan nya ke masyarakat,” ujar Tengku, usai kegiatan.
Dijelaskan, kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh Anggota DPRD Banten menjadi penting, untuk mengetahui sejauh mana perda bisa diterapkan sambil mengetahui timbal balik.
Sosialisasi pengawasan pembangunan nantinya akan dilakukan pelaporan atau evaluasi, dan akan dibahas dalam rapat-rapat DPRD Provinsi Banten.
“Evaluasi, Blbeda dengan reses. Kalau reses lebih banyak mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat, apa yang dikeluhkan oleh masyarakat. Kalau pengawasan pembangunan ini adalah, untuk mengevaluasi sejauh mana kebijakan atau peraturan yang telah diputuskan, misal kebijakan-kebijakan yang diterapkan ataupun pergub. Pengawasan bisa pada kegiatan yang tengah berjalan ataupun yang sudah dilakukan,” ujar Anggota Banggar DPRD Provinsi Banten ini.
Dikatakannya, pengawasan juga diperlukasn untuk mengetahui mana perda yang masih bisa berjalan efektif ataupun perda yang membutuhkan perubahan.
“Fungsinya juga untuk megetahui mana perda yang masih relevan dilakukan ataupun perda yang memerlukan up date. Karena tentu dinamika di masyarakat berubah tiap waktu,” terang anggota Badan Pembuatan Raperda (Bapaperda) DPRD Provinsi Banten, ini.
Pada kesempatan itu, Tengku juga memaparkan artinya sebuah perjuangan. Menurutnya sebuah perjuangan akan dinilai bukan hanya pada hasil, tetapi juga pada proses yang dilakukan.
Kegiatan sosialisi perda kali ini, dirangkai dengan buka puasa bersama. Tampak masyarakat antusias mengikuti pemaparan sosialiasi, hingga ditutup dengan foto bersama. (way).
























