Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
NASIONALORGANISASI

Sekjen Liga Muslim Dunia Puji Indonesia sebagai Negara Kerukunan Terbaik

×

Sekjen Liga Muslim Dunia Puji Indonesia sebagai Negara Kerukunan Terbaik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

JAKARTA, (B1) – Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (Rabitah al-‘Alam al-Islami), Syekh Muhammad bin Abdulkarim Al-Issa, memuji Indonesia sebagai salah satu negara dengan praktik kerukunan terbaik di dunia.

Example 300x600

Hal ini disampaikan dalam Dialog Kerukunan Lintas Umat Beragama yang digelar Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) di Aula H.M. Rasjidi, Jakarta, Sabtu (6/12/25).

Acara ini turut dihadiri lebih dari 350 peserta. Tampak hadir, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, jajaran Eselon I dan II Kemenag, serta para pemimpin majelis agama dan tokoh lintas iman di Indonesia.

Model Harmoni Umat
Syekh Al-Issa mengatakan keberagaman agama dan budaya di Indonesia justru menjadi sumber kekuatan, bukan sumber konflik.

“Mustahil bagi semua manusia untuk memiliki keyakinan agama atau intelektual yang sama. Namun di Indonesia ada nilai kesadaran dan penghormatan antar pemeluk agama tumbuh dan patut dicontoh negara lain,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa dialog antaragama hanya akan berhasil jika berangkat dari prinsip bersama, dijalankan oleh orang-orang yang memahami ajaran agama secara mendalam, dan berorientasi pada tindakan nyata.

“Ketika kita meyakini dialog antarumat beragama, kita meyakini adanya ketetapan ilahi, hukum ilahi, yang telah menetapkan keniscayaan perbedaan dan keberagaman di antara umat manusia” tegasnya

Syekh Al-Issa juga mengingatkan bahwa ekstremisme lahir dari kekosongan kesadaran. Karena itu, pendidikan karakter sejak dini dan keteladanan tokoh agama menjadi kunci dalam membangun perilaku damai.

Kesadaran Spiritual dan Ekoteologi
Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengatakan bahwa kerukunan di Indonesia tidak hanya dibangun melalui dialog sosial, tetapi juga melalui kesadaran spiritual yang memuliakan martabat manusia.

“Indonesia telah tumbuh menjadi taman iman. ada azan dan lonceng berkumandang dalam harmoni. Ini bukan hanya toleransi, tetapi ekspresi iman yang dewasa dan berkeadaban,” ujar Menag.

Menag juga menekankan bahwa kerukunan sejati tidak hanya terbangun secara horizontal antar umat, tetapi juga secara vertikal melalui hubungan manusia dengan alam.

Menurutnya, kerusakan lingkungan yang sedang terjadi, termasuk banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, adalah tanda bahwa manusia telah mengabaikan amanah Tuhan dalam menjaga bumi.

“Merusak alam berarti mengkhianati pesan Tuhan. Krisis lingkungan yang kita saksikan adalah panggilan agar manusia memperbaiki relasi spiritualnya dengan bumi,” tegas Menag.

Ia menegaskan, ekoteologi harus menjadi fondasi moral lintas agama dalam menghadapi krisis iklim dan bencana ekologis yang semakin intens. (les).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post