TANGERANG, (B1) – Tuan rumah provinsi Banten terhindar dari rasa malu lantaran gagal meraih emas pada ajang kejurnas panjat tebing KU XIX tahun 2025, yang berlangsung di Kota Tangerang. Hal itu lantaran di hari terakhir pemanjat tebing putri asal Kabupaten Tangerang, berhasil meraih satu medali perak.
Satu tambahan medali perak tersebut diraih oleh atlet atas nama An Nisa Angela P, yang bertanding pada nomor Bolder Youth A Putri. Sementara untuk emas pada nomor tersebut diraih pemanjat tebing asal Jawa Timur atas nama Alma Ariela Ts dan perunggu didapat pemanjat asal Kalimantan Selatan atas nama Zaskia Al Zahra.
Dengan tambahan satu perak tersebut pemanjat asal Kabupaten Tangerang ini berhasil dua medali. Sebab pada hari sebelumnya An Nisa berhasil meraih satu perunggu pada nomor Lead Youth A Putri di hari sebelumnya.
Menanggapai raihan dua medali yang disumbang atlet panjat tebingnya, Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu sangat menyambut gembira. Raihan yang dicapai oleh atlet FPTI Kabupaten Tangerang menandakan bahwa pembinaan dan pelatihan yang selama ini dilakukan oleh pengcab FPTI maupun KONI sudah pada jalur yang tepat.
Untuk itu Ia berharap agar prestasi yang diraih pada Kejurnas Panjat Tebing KU XIX tahun 2025 ini, dapat terus ditingkatkan. Sehingga ke depan, akan lahir atlet panjat tebing asal Kabupaten Tangerang yang mempunyai prestasi tingkat regional maupun nasional.
“Saya bangga atas prestasi yang diraih An Nisa, semoga dapat terus ditingkatkan. Raihan ini dapat menjadi modal bagi pemanjat tebing Kabupaten Tangerang di ajang Porprov Tahun depan. Terus berlatih agar mendapat prestasi yang lebih tinggi ” ucapnya, usai pengalungan medali kepada para pemenang, Senin, (24/6/25).
Hal senada disampaikan Ketua FPTI Kabupaten Tangerang Suranto yang memberikan selamat kepada An Nisa. Menurutnya, ini adalah awal kebangkitan prestasi atlet panjat tebing asal Kabupaten Tangerang.
“Selamat untuk An Nisa. Target ke depan adalah Porprov atau mungkin PON,” ucapnya. (way).
























