Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
JABODETABEKSekitarUncategorized

Hari ‘H’ Idul Fitri, Volume Kendaraan Meningkat

×

Hari ‘H’ Idul Fitri, Volume Kendaraan Meningkat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA, (B1) – Pada hari ‘H’ pelaksanaan Idul Fitri 1446 Hijriah, terjadi peningkatan volume kendaraan. Peningkatan terjadi di beberapa ruas tol, khususnya tol arah trans Jawa.

Peningkatan volume kendaraan sudah terlihat sejak Minggu. (30/3/25), di sejumlah gerbang tol utama seiring dengan arus mudik Lebaran. Laporan harian menunjukkan adanya lonjakan signifikan dalam pergerakan kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju berbagai daerah di Indonesia.

Example 300x600

“ Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat 13.169 kendaraan keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju Tol Trans Jawa, sementara hanya 2.595 kendaraan yang masuk kembali ke Jakarta. Pola serupa juga terlihat di GT Cikupa, di mana 4.400 kendaraan menuju Merak, sedangkan 5.332 kendaraan masuk ke Jakarta. Selain itu, GT Ciawi mencatat 5.807 kendaraan keluar menuju Bogor, sementara 3.728 kendaraan masuk. Sementara itu, di GT Kalihurip Utama yang mengarah ke Bandung, sebanyak 5.557 kendaraan keluar dan 2.164 kendaraan masuk ke Jakarta,” ujar Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Pol Jansen Avitus

Di samping meningkatnya volume kendaraan, laporan Operasi Ketupat 2025 juga mencatat 52 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, 32 kejadian terjadi di delapan Polda prioritas dengan korban meninggal dunia sebanyak 32 orang, tiga korban luka berat, 52 korban luka ringan, serta kerugian materiil mencapai Rp144.7 juta.

Sementara itu, di 28 Polda lainnya, tercatat 20 kecelakaan dengan lima korban meninggal dunia, lima korban luka berat, 18 korban luka ringan, serta kerugian materiil sebesar Rp31.9 juta.

“ Dalam upaya mengendalikan arus lalu lintas, pihak berwenang masih belum memberlakukan sistem one way di KM 47 hingga KM 70 serta sistem contraflow di KM 57 hingga KM 70. Sementara itu, pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas tetap berlaku sejak 24 Maret hingga 8 April 2025, kecuali untuk kendaraan yang membawa kebutuhan pokok, uang, hantaran ternak, dan barang khusus lainnya,” beber Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Pol Jansen Avitus.

Guna meningkatkan keselamatan selama periode mudik dan arus balik, masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi fisik yang prima sebelum melakukan perjalanan, melakukan pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh, serta menjaga jarak aman saat berkendara.

Selain itu, pemudik juga diingatkan untuk mengisi saldo uang elektronik guna memperlancar transaksi di gerbang tol. Untuk mendapatkan informasi arus lalu lintas secara real-time, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Google Maps agar perjalanan lebih terencana dan aman.

Pihak kepolisian dan instansi terkait terus berupaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta balik Lebaran guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung pada musim libur ini. (masri).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post