SERANG, (B1) – Polda Banten melaksanakan Operasi Keselamatan Maung 2025 yang memasuki hari ke-13. Operasi kali ini dilaksanakan di Traffic Light Palima, pada Sabtu (22/2/25).
Dirlantas Polda Banten menyampaikan, Operasi Keselamatan Maung 2025 bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Serta meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan berlalu lintas.
“Operasi Keselamatan Maung 2025 bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan berlalu lintas. Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam operasi ini. Namun, bagi pelanggaran yang membahayakan keselamatan, tetap akan kami tindak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemeriksaan terhadap para pengendara dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara.
Pemeriksaan terhadap para pengendara, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara.
“Dalam operasi ini, kami menargetkan sejumlah pelanggaran utama, seperti penggunaan ponsel saat menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi dibawah umur, kendaraan motor membawa lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan sabuk keselamatan, berkendara dalam pengaruh alkohol, penggunaan knalpot tidak sesuai standar, kendaraan yang melebihi batas muatan, melebihi batas kecepatan, penggunaan strobo yang tidak sesuai peruntukan, penggunaan plat nomor khusus palsu, dan melawan arus lalu lintas,” jelasnya.
Dirlantas menyampaikan harapannya, dengan adanya operasi ini diharapkan, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dapat semakin meningkat. Sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di wilayah Banten.
“Kami berharap dengan adanya operasi ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di wilayah Banten. Operasi ini akan terus berlanjut hingga beberapa hari ke depan dengan pengawasan ketat di berbagai titik rawan pelanggaran,” tandasnya. (hum/yad).
























