TIGARAKSA, (B1) – Sedikitnya 700 peserta yang didominasi ibu-ibu dari berbagai kalangan mengikuti senam osteoporosis di Stadion Mini Kresek, Kabupaten Tangerang, Minggu, (3/12/23). Senam osteoporosis diadakan menyambut peringatan hari Ibu tahun 2023.
Ketua penyelenggara, Yuyun Yuningsih mengatakan, kegiatan senam osteoporosis di stdion mini Kecamatan Kresek adalah yang kesekian kalinya Ia laksanakan. Hal tersebut sebagai bagian agenda sosialiasi senam sehat osteoporosis di Kabupaten Tangerang.
“Pas di bulan Desember ini ada peringatan Hari Ibu. Kewajiban kita semua untuk mengajak masyarakat untuk hidup sehat. Salah satunya dengan melaksanakan senam osteoporosis ini,” ujarnya seusai acara.
Senam osteoporosis menurutnya, diperlukan demi menjaga kesehatan tulang. Tulang menurut pengurus Perwatusi Kabupaten Tangerang ini, mengalami pertumbuhan hingga usia 25 tahun.
“Setelah usia 25 tahun itulah sebenarnya perlu menjaga kesehatan tulang hingga usia lanjut. Kan lebih baik menjaga kesehatan daripada mengobati ketika sakit,” ucapnya.
Selain di Kresek, pihaknya juga melakukan senam osteoporosis di kecamatan lain di Kabupaten Tangerang. Diantaranya, di wilayah Kecamatan Balaraja, Gunung Kaler, Kemeri, Mekar Baru dan Kronjo. Dari pelaksanaan senam di berbagai kecamatan, menurut pengurus sanggar senam Yun’s Studion ini, antusias masyarakat selalu tinggi.
Itu dibuktikan dengan selalu banyaknya masyarakat khususnya ibu-ibu yang mengikuti senam osteoporosis. Sebab, selain mendapat kesehatan dengan senam osteoporosis, peserta juga bisa berharap-harap gembira dengan dooprize yang disediakan panitia.
Untuk doorprize tak lupa Ia ucapkan terima kasih kepada para sponsor terutama Naraya maupun interfood. Doorprize yang disedikan panitia pun cukup lumayan diantaranya, mesin cuci, magic jar, kipas angin dengan doorprize utama adalah sepeda listrik.
“Kami ucapakan terima kasih yang telah mendukung terlaksananya senam osteoporosis di stadion mini Kecamatan Kresek salah satunya Bu Anita selaku ketua Perwatusi Banten. Insya Allah, kami dapat melaksanakan kembali senam osteoporosis di tempat lain, demi memasyarakatkan olahraga demi kesehatan bersama,” tandasnya.
Utami (42) salah satu peserta mengaku menikmati senam osteoporosis. Ia mengaku di usia-usia seperti dirinya sangat penting untuk menjaga keseharan, salah satunya kesehatan tulang.
“Gimana coba kalau tulang ga sehat kan letoy ga bisa diri. Kalau ada lagi mau ikut lagi,” ucapnya. (way).
