LEBAK, (B1) – Pemerintah Desa Cikareo, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak dituntut harus mampu menggali potensi desa. Hal ini sebagai modal melaksanakan pembangunan desa.
Rikrik Kepala Desa Cikareo mengatakan, tugas kepala desa bukan sebatas melaksanakan urusan pemerintahan dengan potensi yang ada. Kepala desa harus mampu mencari sumber pendapatan lain selain dari APBN dan APBD. Sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan desa mampu mengangkat perputaran ekonomi di desa.
“Kami melibatkan semua elemen masyarakat seperti ormas yang berada di wilayah kami. Jangan sampai masyarakat desa cenderung salah dalam cara bersikap, sehingga muncul kesan masyarakat desa berperilaku atau bersikap kolot,” ujarnya.
Oleh karenanya, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan Desa Cikareo sangat penting. Masyarakat jangan pula bersikap acuh atas sebuah kamajuan. Peran serta masyarakat, ormas, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan pemuda harus selaras dan berperan aktif demi kemajuan wilayah.
Dengan duduk bersama dapat membuka cara pandang yang imbasnya dapat meningkatakan peran berpatisipasi pembangunan desa demi kepentingan bersama dan mewujudkan kesejahteraan.
“Tugas kita bukan hanya sekedar jadi komentator hasil kerja para birokrat, akan tetapi harus lebih aktif dalam berpikir juga tindakan. Tak dapat dipungkiri bahwa kemajuan sebuah Desa ditopang oleh kepemimpinan yang mampu mengartikulasi ide-ide atau gagasan yang dijaring dari masyarakat,” tandasnya.
Menurutnya, kepemimpinan yang kuat dan visioner menjadi kunci dalam menyejahterakan masyarakat. Tujuan yang disertai program aksi serta kepemimpinan yang visioner akan menghasilkan prestasi yang menakjubkan. Dengan demikian persoalan pemenuhan kebutuhan masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, dan pembangunan di berbagai bidang, atau persoalan lainnya akan teratasi.
“Saya sangat peduli dengan kondisi tersebut, kita adalah bagian yang turut menentukan strategi dan kebijakan. Para pemuda, ormas dan elemen lainnya bertanggung jawab untuk mendorong sesuatu yang inovatif, kreatif serta berinisiatif untuk membangun desa. Tentunya dengan tekad dan semangat yang kuat bukan hanya sekedar wacana,” tandasnya. (apip/jo).
