TIGARAKSA, ( B1) – Anggota DPR RI asal fraksi PDI Perjuangan Rano Karno Kunjungan Kerja (Kunker) ke SMPN 3 Solear, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. Kunjungan Rano Karno pun disambut meriah keluarga sekolah SMPN 3 Solear, Selasa (7/3/23).
Saat dimulai acara berjalan santai seperti biasa. Namun saat sesi tanya jawab antara guru dan Rano Karno, para guru honorer tampak sedih hingga sempat mengeluarkan air mata.
Seperti guru bahasa Inggris Indri yang menangis dengan mengungkapkan tentang dirinya yang batal masuk dalam guru Katagori K1.
“Saya sangat sedih pak mendengar jnformasi itu. Tolong kami para guru honorer inipak,” ucapnya, sambil menitikan air mata.
Indri mengaku bersama guru honor lainnya akan sabar menunggu regulasi terkait PPPK.
“Seperti apa saat ini PPPK aturannya pak. Sebab kami guru yang disini ini, mengajar karena adanya panggilan dari bhatin dan hati,” ungkapnya.
Mendengar hal tersebut, Rano Karno merasa terkejut adanya penundaan PPPK. Padahal menurutnya terkait hal itu telah dibahas komisi X dengan Kementerian.
“Terkait hal ini, kami di komisi X, akan mempertanyakan ke pemerintah. Khususnya ke Kementerian Menpan RB dan Kementerian Pendidikan. Apa kedua kementerian tidak singkron terkait ASN,” terangnya.
Rano menambahkan, menjadi guru merupakan suatu kebanggaan. Ia sangat sangat menyayangkan apabila benar terkait informasi adanya pembatalan para guru honor menjadi ASN. (edi).
