Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
NASIONALPOLITIKUncategorized

Dua Eks Ketum Golkar Dukung Anies, Zaki: Airlangga Cocok Cawapres

×

Dua Eks Ketum Golkar Dukung Anies, Zaki: Airlangga Cocok Cawapres

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

JAKARTA, (B1) – Dukungan tokoh senior Partai Golkar ke Anies Baswedan untuk maju menjadi calon Presiden di Pemilu 2024 menjadi kekuatan Anies untuk mendapat dukungan dari pemilih partai beringin itu.

Example 300x600

Tidak main-main dukungan itu datang dari dua mantan Ketua Umum Golkar, Akbar Tandjung dan Jusuf Kalla. Untuk Jusuf Kalla selain mantan ketua umum, dirinya juga tercatat pernah jadi wapresnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan juga Presiden Joko Widodo.

“Jelas dua dukunga tokoh senior itu, membuat sebagia grass root Partai Golkar akan mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, dengan syarat pencalonan Anies ini cukup partai pendukung sesuang dengan ketentuan yang ada sekarang,” terang praktisi media Zaki Mubarok, ketika diminta pendapatnya soal siapa pendamping Anies Baswedan di Pemilu 2024, Sabtu (8/10).

Dijelaskan Zaki, ketokohan Akbar Tandjung sangat kuat di Partai Golkar. Kita ketahui Akbar Tandjung adalah salah satu tokoh yang membuat Partai Gokar tetap eksis sampai sekarang pasca tumbangnya orde baru.

“Buat politisi Partai Golkar, Akbar Tandjung adalah guru, mentor, dan juga panutan,” ujar Zaki.

Pun dengan Jusuf Kalla, selain mantan Ketua Umum Golkar, posisinya sebagai dua kali mantan wapres di dua Presiden yang berbeda menunjukan kalau akar dan jaringan JK kuat dan mumpuni.

“Ditambah JK mempunyai ketersedian logistik, sebagai pengusaha kakap,” ujar Zaki.

Wartawan senior lulusan Komumikasi Islam UIN Jakarta ini, menilai masuk akal jika Airlangga Hartato yang saat ini menjadi Ketum Golkar menjadi pendamping Anies Baswedan sebagai Wakil Presiden.

“Airlangga Hartato bisa jadi pilihan Anies Baswedan untuk dijadikan Wapresnya,”ujar Zaki.

Dalam pandangan Zaki, Ketua Nasdem pun akan senang dan setuju dengan pilihan Airlangga Hartato sebagai pendamping Anies.

Selain karena Surya Paloh bekas dari irisan partai yang sama (Golkar), masuknya Golkar dalam barisan Nasdem akan mengulang reuni di pemilu 2004.

Kala itu pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla (SBY-JK) berhadapan dengan Megawati Soekarnoputri dan KH Hasyim Muzadi yang dimenangkan SBY-JK.

“Ini juga bisa mengulang histori itu, bersatunya tiga tokoh Surya Palloh, JK dan SBY. Ditambah dengan PKS dan PBB,” ujar Zaki.

Lanjut Zaki, memajukan Airlangga Hartato sebagai Capres 2024 terlalu memaksakan diri, basis datanya adalah hasil survei yang menunjukan konsitensi tingkat keterpilihan (elaktabilitas) Ketum Golkar yang rendah dan masih jauh harapan.

“Saya kira ini jadi tugas Anies selanjutnya menarik Golkar masuk dalam barisannya, pun bisa juga menempatkan Airlangga sebagai cawapresnya,” demikian tutup Zaki. (les).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post