Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYAHUKRIMUncategorized

Satbrimob Polda Banten Latihan Pertempuran Hutan

×

Satbrimob Polda Banten Latihan Pertempuran Hutan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

SERANG, (B1) – Tingkatkan keterampilan demi profesionalitas dan memupuk rasa percaya diri dalam bertugas, Personel Satbrimob Polda Banten BKO Ops Amole Polda Papua latihan pertempuran hutan (Purhutan) dengan Instruktur dari Satlat Brimob Cikeas, Sabtu (12/3/22).

Example 300x600

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Banten Kombes Pol Dwi Yanto Nugroho mengatakan latihan tersebut untuk menunjang tugas Brimob kedepannya.

“Tugas Brimob Polri kedepan yang semakin berat dan kompleks memotivasi kami (Brimob-red) sebagai satuan elite Polri untuk berinovasi dan menambah pengetahuan sebagai langkah-langkah antisipasi dan cara bertindak untuk keselamatan dan keberhasilan tugas anggota di lapangan,” kata Dwi Yanto Nugroho.

Dwi Yanto Nugroho menjelaskan, tidak hanya perairan yang dapat dijadikan akses bagi negara luar ataupun lawan untuk masuk ke Indonesia, tetapi hutan juga dapat dijadikan jalan alternatif jalan masuk ke Indonesia.

“Dengan kondisi hutan yang berbeda diantaranya hutan iklim tropis, hutan rawa dan hutan bakau serta pegunungan dengan padang rumput dan semak belukar, menjadikan hutan sebagai medan strategis yang dapat dimanfaatkan oleh musuh untuk menyusun kekuatan. Oleh karena itu, sebagai pasukan yang memiliki kemampuan khusus, anggota Brimob dibekali materi Purhutan,” jelasnya.

Latihan juga untuk meningkatkan kemampuan anggota serta  di dalam hutan dalam mengantisipasi segala bentuk ancaman dan tantangan di masa yang akan datang. Sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan. Tentunya untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Repuplik Indonesia (NKRI) dari ancaman dalam dan luar negeri.

Lebih lanjut orang nomor satu di Satbrimob Polda Banten ini menyampaikan  jika keberhasilan pelaksanaan tugas dalam melakukan Purhutan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya alat, peralatan pertempuran modern, akan tetapi juga ditentukan oleh penguasaan teknik dan taktik, menguasai medan, militansi, dan tingkat profesionalisme anggota, baik secara perorangan maupun dalam hubungan satuan.

Terakhir ia berharap agar personel dapat mengikuti dan dapat memahami materi yang disampaikan oleh para instruktur sehingga dalam pelaksanaan tugas kedepan nanti dapat diterapkan.

“Saya berharap personel yang mengikuti pelatihan tersebut untuk memahami materi yang diberikan, maksimalkan dan manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (hum/sus).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post