JAKARTA, (B1) – Berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan Impact Based Forecast (IBF) serta BNPB dengan InaRisk, maka perlu diwaspadai potensi Banjir pada tanggal 17 Februari 2022 di wilayah sebagai berikut:
Status Siaga Banjir
1. DKI Jakarta : Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara
2. Jawa Barat : Tasikmalaya, Bekasi
3. Jawa Tengah : Banyumas
4. Banten : Tangerang, Serang
5. Kalimantan Tengah : Pulang Pisau, Palangkaraya
6. Kalimantan Selatan : Banjar, Barito Kuala, Banjarmasin, Banjar Baru
7. Sulawesi Utara : Minahasa, Minahasa Utara, Siau Tagulandang Biaro, Manado, Tomohon
Daerah tersebut termasuk daerah dengan tingkat historikal banjir tertinggi, berdasarkan DIBI (Data Informasi Bencana Indonesia). Rincian daerah berpotensi banjir dengan status siaga hingga ke level kecamatan pada provinsi diatas, selengkapnya dapat dilihat pada: https://bit.ly/DiseminasiPD_Siaga_17Februari2022
Bagi Pemerintah Daerah untuk dapat diambil langkah langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dengan:
1. Memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi risiko (wilayah genangan).
2. Melakukan koordinasi dengan stakeholder dalam mobilisasi tim siaga bencana dan sumberdaya.
3. Menyiapkan tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan.
4. Menyiapkan kebutuhan logistik dan peralatan.
5. Membantu evakuasi kelompok rentan.
Bagi masyarakat, untuk dapat diambil langkah langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dengan:
1. Menyiagakan tim siaga bencana
(Memantau kondisi terkini lapangan, Koordinasi dengan aparatur Desa, menyiapkan evakuasi).
2. Menyelamatkan barang penting ke tempat aman.
3. Membatasi aktivitas di luar rumah.
4. Jika berada diluar rumah hindari pohon besar, baliho, dan saluran air/ gorong-gorong.
5. Menyiapkan tas siaga (makanan, minuman, obat, uang, pakaian, dokumen berharga dan lainnya.
6. Melakukan evakuasi kelompok rentan;
7. Tetap melakukan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun).
Demikian informasi yang diperoleh dari Direktorat Peringatan Dini, Kedeputian Bidang Pencegahan, BNPB. (les).
























