Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
LINGKUNGANTANGERANG RAYAUncategorized

Minyak Goreng dan Kedelai Langka, DPRD Banten Minta Pemprov Bentuk Satgas

×

Minyak Goreng dan Kedelai Langka, DPRD Banten Minta Pemprov Bentuk Satgas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TANGERANG, (B1) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, M. Nawa Said Dimyati angkat bicara terkait keluhan masyarakat yang saat ini merasa kesulitan mencari minyak goreng dan kedelai.

Kelangkaan Minyak Goreng dan Kedelai tersebut berdampak besar terhadap Usaha Mikro Kecik Menengah (UMKM) yang membutuhkan stok untuk kebutuhan produksinya, sehingga jumlah produksi UMKM itu mengalami penurunan.

Example 300x600

Dengan kelangkaan tersebut, Nawa meminta Pemerintah Provinsi Banten turun secara langsung dengan membentuk Satgas Pangan, agar bisa secepatnya memberikan solusi terbaik untuk masyarakat Banten.

Selain itu, Politisi Partai Demokrat yang akrab disapa Cak Nawa menyampaikan, Satgas Pangan tersebut juga dalam upaya antisipasi kelangkaan kebutuhan pokok seperti saat ini.

“Kelangkaan minyak goreng dan kedelai harus di antisipasi dengan baik oleh Pemprov Banten, karena berpotensi menimbulkan kegaduhan sosial dan ekonomi. Untuk itu alangkah baiknya apabila Pemprov membentuk satgas Pangan,” ujarnya, Minggu (20/2/22).

Kata Caj Nawa, Satgas Pangan tersebut bisa melakukan operasi pasar dan sidak dalam upaya tidak terjadinya penimbunan barang sehingga mengakibatkan kelangkaan.

“Kelangkaan ini harus segera teatasi, Satgas Pangan bisa melakukan operasi pasar dan sidak, karena yang di khawatirkan kelangkaan ini karena ada penimbunan,” sebutnya.

Dirinya juga mengatakan, dengan kelangkaan Minyak Goreng dan Kedelai akan berakibat terhadap harga barang tersebut di kalangan masyarakat. juga akan berdampak terhadap harga-harga yang membutuhkan bahan tersebut.

“Banyak usaha masyarakat yang membutuhkan barang itu, kalau barangnya langka maka masyarakat akan terpaksa membeli barang tersebut dengan harga yang lebih mahal dari biasanya dan itu akan berdapak pada harga hasil produksinya,” terangnya.

Cak Nawa juga mengungkapkan, ditengah Pandemi Covid-19 yang berdapak pada menurunnya ekonomi masyarakat, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bisa menjadi solusi agar ekonomi bangkit kembali.

Akan tetapi, kata Cak Nawa. Jika barang yang dibutuhkan oleh masyarakat yang mempunyai UMKM mengalami kelangkaan. Maka usaha masyarakat tersebut tidak akan jalan dan ekonomi masyarakat akan terus terganggu.

“Ditengah pandemi ini pemerintah mempunyai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), sebetulnya pemulihan ekonomi nasional itu bisa tercapai dengan salah satunya dengan adanya UMKM yang berjalan secara maksimal, bahan produksinya tidak langka dan bahan produksinya tidak mahal,” ungkapnya.

Sebelumnya, Berbagai masyarakat Banten mengeluhkan adanya kelangkaan Minyak Goreng dan Kedelai menjelang bulan suci Ramadhan, Hal tersebut disampaikan masyarakat dalam reses Wakil Ketua DPRD Banten dari Fraksi Partai Demokrat.

Rio salah satu warga Kecamatan Rajeg meminta solusi agar Minyak Goreng dan Kedelai tidak langka.

“Saat ini pak minyak goreng langka kedelai juga langka, nah kami sebagai kepala keluarga terdakang pusing juga saat dengan keluhan para ibu-ibu,” ucapnya. (cj/lib).

Example 300250
Example 120x600
Script â„– 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post