Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
KESEHATANTANGERANG RAYAUncategorized

Vaksinasi Pfizer di Wilayah Curug Sasar 15 Ribu

×

Vaksinasi Pfizer di Wilayah Curug Sasar 15 Ribu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TIGARAKSA, (B1) – Ketua Dewan Pembina Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid tinjau vaksinasi Covid-19 di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Curug, Minggu, (5/9/21).

Example 300x600

Pelaksanaan Vaksinasi 2 juta dosis se Indonesia, yang dikemas dengan Kickoff Prelauching vaksinasi yang dihadiri Bupati Tangerang pada Jumat lalu, masih berlangsung dengan sasaran 15 ribu dosis vaksin selama enam hari terus berlangsung hingga Rabu tanggal 8 September 2021, mendatang.

“Hari ketiga vaksinasi di Kecamatan Curug, sasaran sebanyak 15 ribu vaksin Pfizer. Berbagai komponen masyarakat mengikuti dengan protokol kesehatan,” ungkap Maesyal Rasyid.

Maesyal Rasyid menyatakan, PMI terus melakukan vaksinasi untuk memperoleh kekebalan kelompok menghadapi pandemi Covid-19 yang saat ini mewabah di berbagai daerah khususnya Kabupaten Tangerang.

Selain itu, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tangerang, masih dalam upaya mengejar sasaran untuk siswa/siswi divaksinasi dan melihat kondisi Covid-19 selama dua pekan ke depan agar lebih aman bagi semua, baik guru, murid dan masyarakat.

“Kejar dulu program vaksinasi kepada guru, siswa/siswi di sekolah agar nantinya PTM lebih aman tidak mengambil resiko yang terburuk, nanti kita simulasikan supaya PTM serentak,” terang Maesyal Rasyid yang juga Sekda Kabupaten Tangerang.

Ketua PMI Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menambahkan, sudah hari ketiga pelaksanaan vaksinasi PMI di Kecamatan Curug berjalan lancar, masyarakat Desa Kadu Jaya mendapatkan jadwal mereka berdatangan dengan tertib.

“Hingga siang ini sudah masuk 1400 orang yang tervaksinasi, setiap harinya sebanyak 2400 orang ikut divaksin,” jelasnya.

Kolaborasi yang baik PMI dengan Kecamatan Curug, puskesmas, dan masyarakat untuk bersama-sama bangkit dari pandemi.

“Kita bangkit dari pandemi, bersama untuk melakukan vaksinasi mencegah di hulu agar kekebalan kelompok terus terbentuk,” tandasnya.

Qiqi (27) warga Desa Kadu Jaya mengaku dirinya takut dengan jarum suntik. Namun karena kondisi saat ini yang membuat dirinya memberanikan diri ikut dalam vaksinasi.

“Awalnya takut, tapi Alhamdulillah sudah divaksin, semoga lebih sehat lagi dan beraktifitas kembali,” tukasnya. (kom/sus).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post