TIGARAKSA, (B1) – Keluarga Royatna, Kp. Tonjong RT.04/17 pemekaran RW02, Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, butuh bantuan. Pasalnya, pasca ditinggal sang Ayah, istri dan kedua anaknya tinggal dalam rumah yang sangat memprihatinkan.
Eroh MuIbtasiroh (30), salah satu kerabat almarhum Royatna menceritakan. Sebelum meninggal Pamannya didiagnosa menderita penyakit gagal ginjal. Sebelum meninggal Royatna sempat mendapat perawatan di Ruma Sakit Umum Balaraja.
Di RSUD Balaraja, almarhum sempat mendapat perawatan selama tiga bulan. Namun akhirnya, Royatna dibawa pulang ke rumah dan di rumah mengalami sesak nafas.
“Di rumah dirawat seadanya, kami tidak punya tabung gas oksigen, saat almarhum sesak nafas. Sudah berusaha pinjam ke sana kemari tidak dapat dan akhirnya meninggal dunia,” ujarnya, Kamis, (2/9/21).
Lebih dari itu menurut Eroh, semasa hidup keluarga Royatna hidup dalam serba kekurangan. Royatna sendiri bekerja sebagai pegawai serabutan di Jakarta dengan bayaran hanya Rp1 juta perbulan.
Meski kekurangan, keluarga Royatna sepengetahuannya tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Oleh karenanya, Ia sangat berharap saat ini ada yang mau memberikan uluran tangan untuk membantu keluarga yang ditinggalkan.
Sepeninggal Royatna, kondisi rumah yang ditempati istrinya Titin dan dua anaknya Aditya dan Fajar Kusuma, tidak nyaman sama sekali. Rumah terbuat dari balik bambu dan sudah banyak yang rusak.
“Rumahnya sudah banyak yang rusak. Dan lantainya juga masih beralaskan tanah,” ucapnya.
Selain itu, menurut Eroh, rumah juga tanpa dilengkapi MCK. Oleh karenanya, ketika akan buang hajat, keluarga terpaksa menumpang ke tetangga atau mencari MCK umum di kampung.
“Harapan kami ada bantuan dari pemerintah buat keluarga mereka dalam bentuk apapun. Itu untuk meingankan beban keluarga mereka,” harapnya.
Camat Kresek Epi Supriatna saat dikonfirmasi mengaku siap bergerak ke lokasi. Ia akan meminta anak buahnya segera mendatangi rumah almarhum Royatna untuk memastikan bantuan.
“Baik, terima kasih informasinya. Saya akan segera kirim pegawai untuk mendata keluarga mereka,” ucapnya. (way).
