Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYABERITA PILIHANKESEHATANUncategorized

Pemkab Serang Minta Gubernur Banten Buka RS Darurat

×

Pemkab Serang Minta Gubernur Banten Buka RS Darurat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

SERANG, (B1) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang meminta kepada Gubernur Banten untuk segera membuka Rumah Sakit darurat. Mengingat, tren warga yang terpapar covid-19 sampai saat ini terus mengalami peningkatan, khususnya di Kabupaten Serang.

Example 300x600

“Satu hal yang penting, saya mohon ke Gubernur Banten segera bangun rumah sakit lapangan bukan rumah singgah,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa, Kamis, (15/7/21).

Pandji mengatakan, usulan dibangunnya rumah sakit darurat karena sekarang warga terpapar covid-19 yang terdata dengan yang tidak terdata lebih besar yang tidak terdata di lapangan. Dia merinci, jika satu desa kisarannya antara 10 sampai 40 warga, di ambil rata-rata 20 dikalikan 326 desa sebanyak 6.000 warga terpapar covid-19 yang isoman.

“Isoman untuk yang kadar ringan ke bawah, kalau seandainya tingkat penyakit sudah menengah ke atas sudah bukan isoma harus dirawat. Makanya ketika dia isoman kemudian terjadi tren penurunan kesehatan harus dirawat ke RS, kalau saturasi tubuh sudah dibawah 90 dalam kondisi berat membutuhkan oksigen,” ungkap Pandji.

“Oleh karena itu saya memohon pada gubernur segera dibuka RS darurat, sehingga yang isoman ribuan di desa ketika dia semakin menurun masih bisa dilayani oleh RS darurat. Karena apa, dibawa ke puskesmas tidak bisa, dibawa ke RS overload. RS untuk poli bersalin sudah ditutup karena dari 32 nakes 29 nya sudah isoma sisa tiga orang,” terang Pandji.

Pandji merinci, untuk Poli lainnya para dokter pun sudah terpapar diantaranya 200 nakes (tenaga kesehatan) di Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) menjalani isoman.

“Pasien semakin deras dari isoman. Derajat kesehatan semakin menurun terpaksa ketika di ukur saturasi 60 sampai 70 dalam kondisi parah RS sudah gak bisa menampung. Puskesmas juga sama, satu puskesmas yang isoman 15 sampai 20, kalau ditata rata-rata 15 kali tiga nakes yang isoman,” papar Pandji.

Maka, sebut Wakil Bupati Serang dua periode ini, dengan dibangunnya RS darurat yang bisa menampung 1000 sampai 2000 kasus berat itu harus dibuat.

“Makanya saya minta ke gubernur kalau sampai tanggal 20 Juli tidak ada tren penurunan angka kesakitan covid-19, gubernur harus segera ambil langkah dengan membangun RS darurat,” tukasnya. (kom/ji).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post