TIGARAKSA, (B1) – Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, kembali ditutup sementara. Ditutupnya gedung DPRD lantaran diketahui beberapa wakil rakyat dan pegawai terkena Covid-19.
“Gedung (DPRD) kembali dilockdown (ditutup),” kata Dede Supardi, Kepala Sub Bagian Rumah Tangga, Setretariat DPRD Kabupaten Tangerang, kepada wartawan Jumat (11/7/21).
Menurut Dede, penguncian gedung dewan kali ini untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya pada awal tahun, pihaknya juga melakukan penutupan kantor wakil rakyat karena adanya sejumlah anggota dewan dan pegawai yang terpapar corona.
“Sama seperti sebelumnya, selama lockdown, seluruh ruangan di Gedung Dewan disterilisasi dengan cara menyemprotkan cairan disinfektan,” terangnya.
Dede menjelaskan, penutupan sementara Gedung DPRD yang berada di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa itu, untuk mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran Covid-19.
Dikatakan, penutupan sementara gedung DPRD Kabupaten Tangerang berlangsung selama tiga hari, sampai proses sterilisasi selesai dilakukan.
“Sejumlah pegawai dan staf sekretariat dewan sebagian besar menjalani WFH (work from home),” imbuhnya.
Terbaru, dua anggota DPRD Kabupaten Tangerang diketahui terpapar Covid-19. Keduanya, Moh Ali, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang dan Ricjki Gilang Sumantri, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang.
Gilang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan swab antigen pada Selasa (29/6/21) malam. Dia mengaku mengalami sakit kepala dan mual-mual. Karena penasaran tak kunjung sembuh selama tiga hari, Gilang kemudian melakukan tes swab.
“Ternyata positif covid-19,” ucapnya.
Diketahui sebelumnya, beberapa anggota DPRD Kabupaten Tangerang diketahui terjangkit Covid-19. Diantaranya Ketua Fraksi PKS, Rispanel Arya, Ketua Fraksi Gerindra Jayusman dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Aditya Wijaya. (way).
