SUMUT, (B1) – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut Rianto Ahgly menegaskan, kinerja jajaran kepala dinas atau OPD Pemko Medan dinilai jalan di tempat. Dimana OPD tak punya inovasi dalam program kolaborasi Medan Berkah.
Untuk itu JMSI sebagai lembaga tempat berkumpulnya media online di Sumut, mendukung penuh perombakan total kepala dinas yang dinilai kurang beres di lingkungan Pemko Medan, tegas Rianto Ahgly kepada Wartawan, Senin (24/5/21).
Menurut Anto Genk yang juga Kordinator Sedulur Bobby ini, saat ini sepertinya pada OPD Pemko Medan tidak mendukung program Walikota dan Wakil Walikota Medan. Terlihat banyaknya kunjungan Bobby Nasution atau sidak ke tempat-tempat yang memang perlu pembenahan secara total.
“Itu artinya Kadis tidak banyak berbuat banyak, sehingga Wali Kota harus turun,” terang Koordinator Humas MPW PP Sumut ini.
Menurut Kordinator Humas PSMS ini, Ia berharap Wali Kota Medan jangan ragu merombak total jajaran OPD Pemko Medan. Karena kalau memang Kadis tidak ikhlas bekerja sebaiknya pejabat eselon II dievaluasi, bila perlu dinonjobkan.
“Sebab, masih banyak SDM yang mumpuni dapat mengisi jabatan yang ada di Pemko Medan tersebut,” imbuhnya.
Dari pantauannya selama ini semenjak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan dilantik, sepertinya kinerja Kadis yang layak dievaluasi yakni Kadis Kebudayaan, Kadis Capil, Kadis Pariwisata, Kadis Perdagangan, Kadisdik Medan, dan Kadis Pertanian dan Kelautan Medan, Kadisnaker, dan sejumlah pejabat lain.
Dan bila diperlukan, JMSI siap memberikan tanggapan kepada Walikota dan Wakil Walikota Medan, untuk jadikan Kota Medan, lebih maju dan berkah.
“Kita mendukung penuh langkah-langkah pemimpin Kota Medan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Misalkan dengan mencopot seluruh OPD yang kinerjanya kurang beres dan asal bapak senang,” tukas Sekretaris SPS (Serikat Perusahaan Pers) Sumut, ini. (les).
























