Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
KESEHATANPEMERINTAHANTANGERANG RAYAUncategorized

Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Rakor Bahas Larangan Mudik

×

Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Rakor Bahas Larangan Mudik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TIGARAKSA, (B1) – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengikuti rapat koordinasi (Rakor) yang dihelat oleh Pemerintah Provinsi Banten, rapat dilakukan secara virtual, Kamis (29/4/21).

Example 300x600

Rakor diikuti oleh seluruh unsur Forkopimda di Provinsi Banten, beserta seluruh Kepala Daerah Se-Provinsi Banten dan dipimpin langsung oGubernur Banten, Wahidin Halim (WH).

“Mudik dilarang tapi wisata dibuka, namun masih dibatasi pada lokasi dan titik tertentu. Tempat wisata yang sudah dikelola oleh perusahaan, bisa diatur protokol kesehatannya,” kata WH.

Kalau ada mudik, lanjut WH, sekitar 60 persen warga melakukan aktivitas mudik menuju daerah tujuan, lingkungan menjadi sepi. Kini dengan adanya kebijakan Peniadaan Mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H/2021 M dan Tetap dibukanya tempat wisata, perlu diantisipasi pengaturan dan pengendaliannya.

“Untuk itu saya harap, Bupati dan Walikota segera mengaturnya dan siapkan kendali yang tepat dan efektif, mengingat lebaran sudah semakin dekat,” jelasnya..

Dalam rapat tersebut Bupati Tangerang mengikutinya dari Gedung Pendopo Bupati Tangerang, yang didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang.

Sementara, Bupati Tangerang mengatakan kebijakan pelarangan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Kepolisian dan TNI untuk melakukan penyekatan di tempat-tempat yang dilalui oleh para pemudik.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri menyiapkan posko-posko penempatan petugas di beberapa titik lokasi yang ada di Kabupaten Tangerang hingga menuju ke perbatasan Kabupaten Tangerang dengan daerah lain,” terangnya.

Menurutnya terkait operasional Mal harus sejalan dan beriringan di wilayah Jabodetabek. Karena percuma saja apabila hanya di Provinsi Banten yang ditutup dan di daerah Jakarta dibuka maka akan terjadi penumpukan di wilayah Jakarta.

“Dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi penularan di sana. Oleh karena itu harus dilakukan secara seiring sejalan dan bersinergi antar wilayah Jabodetabek,” ucapnya. (kom/sus).

Example 300250
Example 120x600
Script â„– 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post