BANTEN RAYAHUKRIMUncategorized

Polsek Ciwandan Amankan Pelaku Pencuri Kerbau

 

SERANG, (B1) – Pelaku pencurian kerbau milik Mista warga Lingkungan Warungkara, Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, yang ditangkap unit reskrim Polsek Ciwandan di Kampung Cijango, RT/RW 001/007, Desa Mekarsari, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, MH (34), telah mengakui perbuatannya. Kepada polisi, MH mengaku khilaf lantaran ingin membeli kendaraan roda empat.

banner 300x600

Tersangka MH baru pertama kali melakukan aksi kejahatan. MH mengetahui adanya kerbau di wilayah PT BBMI karena ia merupakan warga Kota Cilegon.

Kapolsek Ciwandan AKP Ali Rahman menjelaskan, MH ditangkap polisi kurang dari 1×24 jam setelah laporan kehilangan masuk. Tersangka di tangkap pada hari Minggu 17 Januari 2021 di Kampung Cijango, RT/RW 001/007, Desa Mekarsari, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang.

Setelah polisi mengetahui pemilik truk yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi kejahatannya tersebut. Sebelumnya, polisi telah menemukan rekaman CCTV ketika truk yang digunakan pelaku membawa barang curian milik warga Warungkara, tersebut.

“Dari rekaman tersebut (CCTV-red) terekam adanya truk yang membawa keluar empat ekor kerbau keluar. kemudian nopolnya juga terlihat yang akhirnya kita lakukan pengejaran dan menangkap tersangka,” kata Ali Rahman, Rabu, (3/2/21).

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan tiga ekor kerbau yang dicuri pelaku di Cibaliung, Kabupaten Pandeglang. Kerbau itu belum sempat dijual tersangka karena belum ada bukti kepemilikan hewan ternak dari kelurahan yang diminta penjual daging.

“Kita mengamankan barang buktinya tiga ekor kerbau, karena masih menunggu surat kepemilikan itu di daerah Cibaliung dalam kondisi masih hidup,” ungkap Ali.

Masih kata Ali Rahman, jika sudah terjadi transaksi antara tersangka dan penjual daging. MH berencana akan membeli mobil pick up, dalam menjalankan aksinya itu, MH mengaku barang curiannya adalah miliknya sendiri.

“Rencana kalau misalnya terjadi transaksi Rp30 juta tadi yang ditawarkan, duitnya itu rencana akan dibelikan mobil pick up,” jelasnya.

Sebelum tertangkap, beber Kapolsek, pelaku sempat meminjam uang dari pedagang daging sebesar Rp3 juta rupiah untuk biaya mengangkut barang curiannya. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku.

Yakni, uang tunai Rp700 ribu sisa biaya aksi pencurian tersebut, sebilah golok untuk memotong kerbau, tali tambang untuk mengikat kerbau, kayu sepanjang 2,5 meter untuk menggotong daging kerbau, dan satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel A 9467 PA untuk mengangkut barang curiannya.

Ali menambahkan akibat perbuatannya tersebut, tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan bui maksimal tujuh tahun. Polisi juga masih melakukan pengembangan terhadap kasus pencurian kerbau yang diotaki oleh tersangka.

“Masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Pasal yang disangkakan atau kita jerat adalah Pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan yang ancaman hukuman penjaranya, selama-lamanya tujuh tahun,” pungkasnya. (kom/sus).

Exit mobile version