Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKRIMNASIONALUncategorized

Oknum Kapolsek Tertangkap Narkoba, IPW: Memalukan, Jerat Hukuman Mati

×

Oknum Kapolsek Tertangkap Narkoba, IPW: Memalukan, Jerat Hukuman Mati

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

JAKARTA, (B1) – Fenomena baru sedang melanda jajaran kepolisian dimana pejabat Polri, yakni seorang Kapolsek perempuan memimpin anak buahnya melakukan “pesta” narkoba hingga mereka terciduk bareng.

Example 300x600

Ind Police Watch (IPW) menilai, apa yang dilakukan Kapolsek wanita di Bandung, itu adalah tantangan bagi Kapolri baru Listyo Sigit Prabowo. Bahwa narkoba bukan hal main main lagi, tapi sudah menggerogoti jantung kepolisian. Dimana seorang Kapolsek perempuan tega teganya memimpin anak buahnya untuk narkoba bareng.

IPW melihat kasus polisi terlibat narkoba selalu berulang. Namun inilah yang pertama kali, ada serombongan polisi ditangkap karena terlibat narkoba dan “pesta” narkoba itu dipimpin seorang Kapolsek wanita.

“Ke 12 polisi yang menggunakan narkoba itu seperti gerombolan mafia narkoba yang sedang beraksi, yang dipimpin bosnya, seorang Kapolsek wanita. Bagaimana pun kasus yang sangat memalukan ini merupakan pukulan telak bagi Polri, khususnya bagi Kapolri baru,” ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane, dalam siaran pers nya, Kamis, (18/2/21).

IPW berharap kasus tersebut diusut tuntas. Agar diketahui apakah ke 12 polisi itu merupakan bagian dari sindikat narkoba di Jawa barat atau hanya sekadar pemakai.

Tapi mengingat jumlah mereka begitu besar patut diduga mereka adalah sebuah sindikat.

“IPW berharap dalam proses di pengadilan ke 12 polisi itu dijatuhi vonis hukuman mati. Karena sudah mempermalukan institusi polri dan mencederai rasa keadilan publik,” tegasnya.

Menurut IPW anggota Polri Sangat rawan terlibat narkoba. Bahkan kerap menjadi inceran para bandar untuk memanfaatkannya, baik sebagai backing maupun sebagai pengedar atau pemakai.

Sebab itu dari tahun ke tahun jumlah polisi yang terlibat narkoba terus bertambah. Hal itu dikarenakan uang yang didapat dari peredaran narkoba adalah dana segar yang gurih.

“Para bandar tak segan segan memberikan dana segar itu, untuk oknum polisi asal bisnisnya lancar,” imbuhnya.

Mengingat anggota Polri sangat rawan terlibat narkoba, mabes Polri perlu menerapkan pengawasan berjenjang. Yakni setiap atasan mengawasi sikap, prilaku dan kinerja bawahannya.

“Begitu ada yang terindikasi terlibat narkoba langsung dipecat dan diarahkan untuk kena hukuman mati. Tujuannya agar narkoba tidak menjadi momok dan bahaya laten bagi institusi kepolisian,” tukasnya. (by).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post