JAKARTA, (B1) – Sebanyak 820 atlet, pelatih dan tenaga pendukung, dari berbagai cabang olahraga (cabor), juga ikut divaksin Covid-19. Pemberian vaksinasi dilakukan bersamaan saat vasinasi massal di Istora Senayan Jakarta, beberapa hari lalu.
Pemberian vaksin ini merupakan upaya pemerintah untuk menyiapkan para atlet, pelatih maupun tenaga pendukung yang lebih sehat, sehingga mereka bisa mengikuti berbagai kompetisi olahraga dengan lebih tenang dan aman.
Pemberian vaksinasi akan terus diperluas, tahap selanjutnya vaksinasi akan segera dilakukan di daerah-daerah sesuai domisili atlet, yang pelaksanannya akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kabupaten/Kota terkait.
Vaksinasi bagi pendidik
Pemerintah juga telah memulai melaksanakan program vaksinasi yang menyasar pelayan publik dan lansia. Termasuk bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang menjadi salah satu prioritas program vaksinasi tahap kedua.
dr. Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan menyampaikan, tujuannya, untuk memberikan vaksinasi pada petugas pelayan publik, karena memang rentan dengan risiko terpapar Covid-19.
“Tentunya berbicara guru, tentu dengan vaksinasi ini memberikan proteksi spesifik, dengan adanya proteksi dan kekebalan kelompok yang kita bangun bersama, maka kelompok yang tidak bisa mendapatkan vaksin akan turut terlindungi,” jelasnya.
Sementara, terkait proses pembelajaran tatap muka Nadia menegaskan, tetap harus melihat faktor laju penularan yang terjadi. Kemudian kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
“Juga cakupan vaksinasi akan jadi pertimbangan apakah sekolah bisa melakukan proses pembelajaran tatap muka kembali,” tandasnya. (pcn).
























