TANGERANG, (B1) – Kunjungan ke Polsek Karawaci, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima, berdialog dengan tokoh Agama (Toga), pemuda, masyarakat dan ormas se-Karawaci, Selasa (26/1/21). Camat Karawaci, Tihar, terlihat pula dalam rombongan.
Dalam kunjunganya Kapolres Metro Tangerang Kota didampingi Kabagops dan PJU Polrestro Tangerang Kota. Juga Camat Karawaci, Babinsa Koramil 01 dan Babinkamtibmas Polsek Karawaci.
Kedatangan Kapolres disambut Kapolsek Karawaci Kompol Yulies Andri Pratiwi beserta jajaran.
Pada kesempatan itu, Kapolsek memberikan laporan kegiatan dan jumlah anggota Polsek Karawaci yang berjumlah 80 personil.
“Karawaci ini selain terdapat pemukiman padat, juga terdapat kawasan niaga dan industri,” terang Kapolsek.
Untuk pengamanan Kamtibmas, pihaknya aktif bersama tiga pilar dan Pokdarkamtibmas. Yakni intensif melakukan operasi cipkon, dalam rangka mengantisipasi 3C dan tawuran.
“Operasi cipkon kita lakukan rutin bersama tiga pilar dan Pokdarkamtibmas. Hal itu untuk mengantisipasi guantibmas di wilayah hukum Polsek Karawaci,” ujarnya.
Tak hanya itu, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Polsek Karawaci rutin melakukan himbauan kepada masyarakat dan edukasi 3M.
“Kami juga melakukan ketahanan pangan dengan menanam sayur mayur di lingkungan Polsek dan budidaya ikan lele, Alhamdulillah hasilnya sudah bisa dipanen,” ucapnya.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengapresiasi apa yang telah dilakukan Kapolsek Karawaci dan jajaran dalam mengamankan wilayah, himbauan serta edukasi dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.
Selain itu Kapolres juga meminta agar camat menyiapkan tempat isolasi untuk masyarakat yang terpapas covid-19.
“Himbau masyarakat agar selalu pake masker, di gang-gang sediakan 3M tempat cuci tangan. Dan yang kumpul-kumpul malam agar di bubarkan karena berpotensi menjadi penyebab menularnya covid-19,” tandasnya.
Dalam rangka PPKM agar bener-bener dilaksanakan lakukan patroli bersama 3 pilar beri himbauan-himbauan agar pengusaha menaatinya jam 19.00 harus tutup.
“Untuk acara demostrasi sementara kita larang dan kita bubarkan jika nekad,” tegasnya
Ia juga meminta tokoh Agama, tomas dan ormas agar membantu menghimbau masyarakat menaati perturan yang di tetapkan pemerintah di tengah pandemi covid-19.
“Saya pesan jika ada lahan kosong adakan kampung tangguh. Tanam sayuran, budidaya ikan, koordinasi sama pak camat, kalau panen bagi gratis ke masyarakat jangan dijual,” pungkasnya.
Sementara, Camat Karawaci Tihar mengaku selama ini, pihak kecamatan selalu berkoordinasi dengan Polsek dan TNI, selama masa pandemi. Kecamatan, dibantu kepolisian dan petugas TNI, tomas, toga dan pemuda, bahu-membahu mengingatkan warga.
“Alhamdulillah, selama ini kemitraan kecamatan dengan kepolisian dan TNI selalu berjalan baik. Kami, bergotong royong dengan semua elemen masyarakat. Terlebih dimasa pandemi saat ini,” ucapnya. (Darjo/way).
























