Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITA PILIHANTANGERANG RAYAUncategorized

Warga Korban JORR II Tangerang Tuntut Keadilan

×

Warga Korban JORR II Tangerang Tuntut Keadilan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TANGERANG, (B1) – Puluhan warga korban penggusuran jalan tol (JORR II), Kelurahan Benda, Kecamatan Jurumudi, Kota Tangerang, datangi kantor Walikota Tangerang, Senin (14/12/20).

Dalam aksi unjukrasa yang di dominasi emak-emak dan anak-anak itu diwarnai aksi isak tangis.

Example 300x600

Aparat Satpol PP Kota Tangerang mencoba menghadang emak-emak, yang ingin masuk untuk bertemu Wali Kota Tangerang. Mereka ingin menyampaikan tuntutan langsung kepada Wali Kota Arief R Wismansyah.

Para emak-emak itu menangis histeris, hingga terjadi pula adu mulut dengan aparat keamanan, yang membuat kericuhan di lobby gedung Pemkot Tangerang.

Para emak-emak sebelumnya juga melakukan orasi. Dalam orasinya massa menyindir Wali Kota Tangerang yang tidak pernah menemui para korban gusuran tol JORR II.

Sindir mereka, Walikota Tangerang hanya mau menemui warga saat membutuhkan suara dalam pilkada saja.

“Jangan datang saat mau pemilihan saja, tapi ketika kami mengadu, bapak (Wali Kota) tidak mau menemui kita,” kata Munim, salah satu warga.

Dirinya menyebutkan kasus tersebut sudah lama. Diketahui puluhan rumah warga dieksekusi pengosongan oleh pengadilan negeri klas 1 A Tangerang sejak (1/9/20) lalu. Mereka berharap Pemkot Tangerang turut andil dalam menyelesaikan permasalah warga.

“Kasus kami sudah terlalu lama. Seharusnya bapak harus andil ketika kami ada masalah. Bapak jangan tutup telinga, tutup mata,” ucapnya.

Emak-emak ini juga mengancam akan melakukan aksi di rumah Walikota Tangerang Arief Wismansyah, jika Walikota tidak bisa menemui warga.

Syaeful Basri salah satu kuasa warga mengatakan, pihaknya akan bertahan sampai hari Jumat 18 Desember mendatang. Mereka juga membangun posko kemanusiaan untuk warga menginap.

“Aksi ini akan terus berlanjut dari tanggal 14 – 18 nanti. Kami akan bertahan sampai ketemu Wali Kota, namun apabila Wali Kota menemui hari ini kemungkinan besar akan bubar,” terangnya.

Warga juga menuntut kepada Pemkot Tangerang, untuk segera mengambil sikap kepada siapa Pemkot berpihak. Meski demikian, saat ini kasus gusuran telah masuk dalam mediasi yang sedang berlangsung di PN Tangerang terkait gugatan harga konsinyasi warga korban gusuran jalan tol tersebut. (way).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post