TIGARAKSA, (B1) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang adakan rapat koordinasi mengantisipasi penyebaran Covid-19, jelang Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru), Selasa, (22/12/20).
Rapat yang digelar secara virtual tersebut mengundang seluruh Rumah Sakit Daerah dan swasta, Puskesmas se-Kabupaten Tangerang dan juga Camat se-Kabupaten Tangerang, untuk mengantisipasi adanya penyebaran dan lonjakan penyebaran Covid-19, jelang dan pasca Natal dan Tahun Baru.
Zaki menjelaskan, Pemkab Tangerang mengeluarkan langkah-langkah antisipasi penyebaran Covid-19, yakni, Tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan
Dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru dihimbau kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan liburan ke wilayah yang tingkat penyebaran COVID-19 nya tinggi dan mengutamakan untuk tidak mudik. Tidak mengadakan kegiatan rapat atau kegiatan lain yang menimbulkan kerumunan lebih dari 30 orang dan menunda pelonggaran terhadap beberapa usaha pariwisata dikarenakan kondisi kasus Covid-19 masih tinggi.
“Ruang perawatan Rumah Sakit semuanya dalam kondisi sudah hampir penuh di Rumah Sakit dan Puskesmas, ini tentu saja menjadi perhatian kita semua. Apabila ditemukan pasien Covid-19 yang memiliki gejala dan juga penyakit bawaan yang membutuhkan rumah sakit ini wajib memiliki database, sekarang ini tentu saja dalam kondisi antrian,” ungkapnya.
Menurutnya, sudah menjadi tugas dan kewajiban para Camat dan Kepala Puskesmas apabila masyarakat yang isolasi mandiri untuk secara reguler dipantau dan juga yang dirawat.
Untuk langkah pada saat Natal maupun Tahun Baru, Pemerintah Daerah sudah mengeluarkan peraturan Bupati mengenai pelaksanaan natal yang ada di Kabupaten Tangerang. Serta adanya pelarangan pelaksanaan perayaan tahun baru di Kabupaten Tangerang dalam bentuk apapun.
“Agar diinformasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat tidak ada perayaan tahun baru dalam bentuk apapun, apalagi di tempat umum. Agar kita benar-benar bisa mereduksi dan juga menekan angka penyebaran. Kita terus sosialisasikan setiap kegiatan maupun aktivitas yang menyangkut kegiatan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu Hery Haryanto selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang mengatakan, beberapa bulan ini Kabupaten Tangerang sudah zona orange. Jelang libur Nataru coba diantisipasi agar tidak terjadi lonjakan.
“Karena itu hari ini kita adakan evaluasi secara keseluruhan, terkait kapasitas rumah sakit maupun hotel singgah. Juga merespon libur panjang batal dan tahun baru,” tandasnya. (kom/sus).
























