Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYABISNISORGANISASIUncategorized

PT. KOS Diminta Jaga Kearifan Lokal Antar Pengusaha Cilegon

×

PT. KOS Diminta Jaga Kearifan Lokal Antar Pengusaha Cilegon

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

CILEGON, (B1) – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Brigade Al-Khairiyah merasa kecewa dengan sikap PT. Krakatau Osaka Steel (PT. KOS), yang acuh kepada salah satu LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang mengajukan surat audiensi sejak Kamis, 19 Oktober 2020.

Example 300x600

Atas adanya hal tersebut, Brigade Al-Khairiyah menegaskan akan ada aksi unjuk rasa besar-besaran, bila konflik antara pengusaha lokal dibiarkan.

“Padahal dunia industri adalah mitra kerja, yang seharusnya bersinergi dengan warga atau masyarakat yang berada di lingkungan. Mengingat dampak pencemaran yang ditimbulkan baik itu polusi udara, air, atau tanah,” kata Ketua DPP Brigade Al-Khairiyah Anwar Musadad, Senin (16/11/20).

Menurut Adad, panggilan akrabnya, banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan, seharusnya bisa diimbangi dengan hal poisitif.

“Dimana kegiatan positifnya adalah kegiatan usaha yang melibatkan masyarakat. Sebab, PT. KOS merupakan perusahaan patungan antara Krakatau Steel, dengan Steel Co. Ltd. yang sebagian berdiri diatas lahan warga Kecamatan Citangkil, sehingga menggusur warga termasuk yang tergabung dalam Brigade Al-Khairiyah,” ungkapnya.

“Tujuan kami sebagai masyarakat Cilegon, industri diharapkan mampu menjaga sinergi dengan lingkungan,” tambahnya.

Menurutnya, masalah ini timbul, akibat ada permasalahan di dua perusahaan di bidang limbah atau scrapt, yang tahun lalu dapat sinergi terkait lelang scrapt.

“Namun akhir tahun ini seolah-olah ada salah satu dari dua pengusaha yang merasa dirugikan, sehingga muncul statement salah satunya dari masyarakat Grogol,” katanya.

“Maksud tujuan kami ini tak ingin mengambil porsi atau dalam rangka usaha, tapi kita ingin masyarakat Cilegon ada sinergi. Karena ada ormas yang ingin memberi masukan pada direksi Atau divisi terkait terhadap PT. Osaka, saya patut pertanyakan ini. Lalu saya duga ini ada monopoli,” tambahnya.

Agar tak ada dugaan monopoli dari salahsatu perusahaan, masih kata Adad, Brigade ingin mengakurkan kedua perusahaan yang menangani limbah tersebut, yang seharusnya ditangani oleh manajemen PT. KOS.

“Kalo ini gak tercapai sinergi, buka saja open tender. Kalo antar lingkungan ada ketidakseimbangan, semua jangan mau di adu domba. Cilegon mah rumah kita, karena ari-ari kita ditanam disini,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Sekjen DPP Brigade Al-Khairiyah Yosep Sopana mengecam PT. KOS, apabila tak ada respon balik atas permasalahan tersebut.

Meski tak ingin memperkeruh, atau membela salah satu perusahaan, pihaknya mengaku akan turun melakukan aksi unjuk rasa jika semua keinginan masyarakat tidak dipenuhi.

“Kami tak ingin ada gesekan dengan siapapun. Tapi PT. Kratakatau Osaka Steel harus bermanfaat jangan seperti mengadu domba. Kalau tak bermanfaat untuk masyarakat, baiknya ditutup, dan demi menjaga kearifan lokal, jangan ada dominasi ke salah satu perusahaan scrapt,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW Tekab Cilegon Syafrudin Purnama menyatakan, satu komando dengan Brigade Al-Khairiyah, dalam rangka menjaga kondusifitas. Baginya, bilamana hal ini tak dijalankan, sebaiknya Osaka tak usah berada di Cilegon.

“Bilamana Osaka datang memecah belah kesatuan masyarakat Cilegon, dan tak memikirkan kesejahteraan masyarakat Cilegon, baiknya hengkang saja,” pungkasnya. (Baehaqi).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post