TIGARAKSA, (B1) – Hujan deras yang melanda Kabupaten Tangerang menyebabkan banjir di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa. Akibat banjir tersebut menyebabkan macet dan sejumlah kendaraan mogok, Rabu, (18/11/20).
Pantauan di lokasi, titik terparah adalah di Jalan Raya Serang KM 12, tepatnya di depan pabrik kopi PT Torabika, lalu KM 13 dekat SPBU Cerewed, dan KM 13 pengkolan Pasir Gadung. Di depan PT Torabika air bisa mencapai hampir 50 cm, di dekat SPBU Cerewed mencapai lebih darj 30 cm, dan di pengkolan Pasir Gadung mencapai hampir 40cm.
Di sekitar SPBU Cerewed, air tidak hanya menggenangi jalan nasional tersebut, tapi juga merendam beberap warung di pinggir jalan.
Menurut Koko (46), banjir seperti ini terjdi hampir setiap kali hujan deras datang.
“Kalau seminggu hujan deras empat kali, ya bisa empat kali seperti ini. Kalau setiap hari, lebih parah lagi,” ujar Koko.
Ia juga mengungkapkan, selain curah hujan yang cukup deras, drainase di sepanjang jalan tersebut sempit, sehingga air meluap ke permukaan.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Bunamarga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto, mengatakan bahwa Jalan Raya Serang merupakan jalan Nasional, dimana kewenangannya adalah pemerintah pusat. Pun demikian, Slamet Budhi menyebut, pihaknya sudah melaporkannya kepada Satuan Kerja (Satker) Jalan Nasional.
“Sudah saya laporkan juga ke Satker Jalan Nasional, untuk segera ditangani,” ucapnya. (way).
























