Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYABISNISHUKRIMUncategorized

Polda Banten Amankan 14 Orang dalam Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Depan UIN

×

Polda Banten Amankan 14 Orang dalam Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Depan UIN

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

SERANG, (B1) – Polda Banten adakan konfrensi pers terkait aksi unjuk rasa Mahasiswa yang tergabung dalam Geger Banten menolak diberlakukannya UU Cipta Kerja, di Aula Bidhumas Polda Banten, Rabu, (7/10/20). Unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di jl Jenderal Sudirman, depan Kampus UIN SMH, itu berakhir rusuh hingga mengakibatkan dua Personel Polda Banten terluka juga lainnya, kemarin.

Example 300x600

Dalam Press Conference yang digelar di Aula Bidhumas Polda Banten, Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar yang didampingi Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi dan Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny mengatakan, Polda Banten berhasil mengamankan 14 orang yang diduga pelaku, hingga terjadinya gesekan dengan petugas pengamanan dalam aksi tersebut.

“Kami mengamankan 14 orang yang tertangkap tangan melakukan tindakan anarkis seperti melempari personel dengan batu. Pertama, kami memeriksa 5 orang, kemudian 9 orang, jadi total 14 orang dengan rincian mahasiswa 9 orang, 3 pelajar dan 2 masyarakat dengan barang bukti konblok berbagai jenis ukuran dan traffic coen,” kata Fiandar saat press conference, Rabu (7/10/20).

Fiandar menyayangkan terhadap aksi para mahasiswa yang mengaspirasikan penolakan UU Cipta Kerja dengan melakukan aksi unjuk rasa hingga berujung kericuhan.

“Dalam aksi mahasiswa tersebut sudah melakukan beberapa pelanggaran. Yang pertama, aksi mereka dilakukan pada sore hari, ini aneh karena sejarahnya tidak ada sejarahnya demo di sore hari dan tidak ada informasi kepada pihak Kepolisian. Kedua, aktivitas mereka awalnya hanya melakukan demo dan orasi namun kenyataannya mereka sampai melakukan pembakaran ban dan menutup akses jalan yang akhirnya merugikan masyarakat Kota Serang,” tuturnya.

Lanjut Fiandar, pihaknya sangat menyayangkan aksi mahasiswa yang terjadi kemarin. Karena dari Polda Banten sudah melakukan tindakan persuasif agar tidak terjadi gesekan dengan petugas.

Akhirnya, banyak kerugian yang ditimbulkan akibat aksi tersebut. Selain masyarakat Kota Serang yang harus berputar arah ketika melintas jalan Jenderal Sudirman.

“Ada dua orang personel Polda Banten terluka. Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Amiluddin Roemtaat dengan luka di pelipis kanan dan Brigpol M. Nurdin Bhabinkamtibmas Polsek Kasemen dengan luka robek di bagian kepala,” ungkapnya.

Fiandar mengayakan, aksi tersebut dilakukan di.tengah pandemi Covid-19, artinya aksi tersebut dilakukan tidak mematuhi protokol kesehatan yang ada. Seperti berkerumun, tidak memakai masker yang menimbulkan kemungkinan akan terciptanya cluster baru Covid-19.

“Saat ini Ditreskrimum Polda Banten masih mendalami motif 14 orang tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny mengatakan, pihaknya masih mendalami motif dan peran dari 14 orang tersebut.

“Saat ini kami masih mendalami motifnya, nanti setelah kita menetapkan tersangka dan peran-perannya kita akan ungkap kembali,” kata Sonny.

Ditemui usai press conference, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menghimbau kepada para mahasiswa agar menyampaikan aspirasinya sesuai dengan aturan yang ada.

“Kepada adik-adik mahasiswa, alangkah baiknya kalau akan menyampaikan aspirasinya sesuai dengan aturan yang ada. Apalagi sekarang ini sedang pandemi Covid-19. Mari kita dukung kebijakan pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada,” pesannya. (hum/sus).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post