BANTEN RAYAHUKRIMUncategorized

Amankan Unras Personil Polda Banten Tak Bawa Senpi

 

SERANG, (B1) – Kepolisian Daerah (Polda) Banten, laksanakan apel kesiapan pengamanan untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa (Unras) dan mogok kerja aliansi buruh mengenai pengesahan RUU Cipta Kerja, Kamis (8/10/20).

banner 300x600

Karo ops Polda Banten Kombes Pol Amiludin Roemtaat menyampaikan, agar seluruh personel tetap siaga, sewaktu-waktu digunakan, personel sudah siap untuk digerakkan

“Untuk seluruh personel dalam melaksanakan tugas di lapangan dengan tidak membawa senjata api (senpi). Wajib mengikuti SOP yang berlaku terkait penanganan massa. Dilaksanakan dengan cara humanis, untuk yang tidak terlibat dalam pengamanan untuk selalu siaga sewaktu-waktu digunakan,” ujar Amiludin Roemtaat.

Sementara itu Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menyampaikan, Polri bersama TNI melaksanakan pengamanan unjuk rasa. Walaupun dalam kondisi pandemik virus covid-19 tidak boleh berkerumun, namun kepolisian tetap memberikan pelayanan untuk pengamanan dan pengawalan

“Kepolisian dan TNI memberikan pelayanan dengan melaksanakan pengamanan serta selalu memberikan himbauan kepada masa unjuk rasa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan,” ujar Edy.

Edy Sumardi menyampaikan, untuk tempat pengamanan ada tiga titik lokasi pengamanan yaitu di Tangerang, kedua di Cilegon dan ketiga di Cikande, Serang Kabupaten

“Alhamdulillah sampai dengan hari ini kegiatan pengamanan berjalan dengan baik. Kita menghimbau kepada masyarakat tetap mengedepankan protokol kesehatan di masa pandemik ini karena berpotensi besar akan menimbulkan cluster baru dan khawatirkan akan merugikan kita sendiri,” jelasnya.

Terakhir Edy Sumardi menghimbau kepada para buruh atau masa unjuk rasa (unras), untuk memahami arti pasal-pasal yang ada di undang-undang cipta kerja yang selama ini banyak beredar isu hoax

“Diharapkan untuk para buruh atau masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya. Kita harus menelaah setiap pasal-pasal yang diragukan atau sudah dibahas. Apa yang pemerintah lakukan tujuannya adalah untuk memperbaiki ekonomi kita dan kita jaga bersama-sama,” tukasnya. (hum/sus).

Exit mobile version