Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYAPOLITIKUncategorized

Sindir Netralitas ASN di Pilkada, Deklarasi Iye-Awab Diduga Dihadiri Tenaga Pendidik

×

Sindir Netralitas ASN di Pilkada, Deklarasi Iye-Awab Diduga Dihadiri Tenaga Pendidik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

CILEGON, (B1) – Pasangan Iye-Awab secara resmi mendeklarasilan pencalonannya sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota pada Pilkada Cilegon 2020. Deklarasi dilakukan di The Royale Krakatau, kemarin.

Example 300x600

Dalam deklarasi tersebut, Iye-Awab menunjuk Sahruji sebagai Ketua Tim Pemenangannya pada kontestasi politik yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Dilansir dari postingan video deklarasi tersebut diberbagai media sosial, dalam orasi politik Sahruji sebagai ketua tim pemenangan Iye-Awab mengatakan, akan membentuk tim pengawasan untuk ASN yang menjadi tim pemenangan atau pendukung salah satu calon atau incumben (calon petahana).

“Ketika ada ASN yang coba-coba menjadi bagian pemenangan salah satu calon, tidak berdiri sebagai posisinya sebagai ASN dan netral, saya akan lakukan pengawasan dari mulai kelurahan, kecamatan, sampai dengan ditingkat sekretariat Kota Cilegon. Akan kami bentuk, bagaimana untuk mengawasi ASN-ASN itu yang coba-coba menjadi tim sukses dari pada salah satu calon atau incumben,” katanya.

“Karena ASN itu tidak boleh untuk menjadi tim sukses atau pendukung salah satu calon. Dan itu sudah ada perwalnya dan akan kami laporkan pada Bawaslu. Akan saya uji sejauh mana kenetralan Bawaslu terhadap semua calon,” tutur Sahruji dalam video deklarasi berdurasi lebih dari 2 jam itu.

Namun dalam kenyataannya, pada deklarasi tersebut, sejumlah ASN yang diduga berprofesi sebagai guru, hadir dan turut serta mendukung pasangan Iye-Awab.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa ASN yang hadir dalam deklarasi itu merupakan istri dari para politisi partai yang mengusung Iye-Awab di Pilkada Cilegon.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Cilegon, Ismatullah sejauh ini belum mengetahui kebenarannya.

Namun dia mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya untuk menghimbau, serta melarang setiap ASN yang berprofesi sebagai guru, untuk tidak hadir dalam kegiatan politik setiap pasangan calon yang akan maju di Pilkada Cilegon.

“Kita sudah sering melakukan upaya untuk menghimbau dan melarang, kepada seluruh guru (ASN) di Cilegon, untuk tidak terlibat atau hadir dalam kegiatan politik. Upaya itu sudah sering kita lakukan,” terangnya, Senin (31/8/20).

Kendati demikian, Ismatullah menuturkan, jika memang terbukti ada ASN yang terlibat dalam kegiatan politik dengan menghadiri deklarasi bakal calon walikota, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada regulasi yang berlaku.

“Kalau memang ada, yah kita serahkan kembali kepada aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Cilegon, Siswandi mengatakan, pihaknya saat ini tengah menelusuri dugaan adanya ASN (Guru) yang hadir pada deklarasi Iye-Awab tersebut.

“Kita masih menelusuri, kalau itu diduga memang benar ASN, yah kita akan proses sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

Siswandi juga menegaskan, terlepas ASN tersebut merupakan kerabat atau keluarga dari salah seorang politisi parpol, profesinya sebagai seorang ASN tetap melekat dalam kesehariannya.

Sehingga, seorang ASN harus menjaga netralitasnya untuk tidak mendukung atau hadir pada kegiatan politik salah satu bakal pasangan calon yang akan maju dalam kontestasi Pilkada.

“Oh iya, terlepas dia itu suami, istri, atau kerabatnya, sebagai ASN dia melekat dengan aturan undang-undang ASN,” tandasnya. (Baehaqi).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post