TANGERANG, (B1) – Untuk menghidupkan budaya gotong-royong, warga kampung kebon di RT 02/05 Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, adakan kerja bakti memperbaiki musholah Nurul Huda. Tujuannya, selain musholah bisa berguna untuk umat muslim menjalankan lima waktu juga dapat digunakan pengajian untuk anak-anak.
Casnata ketua RT Kampung Kebon kepada Bantensatu mengatakan, kerja bakti dilaksanakan untuk membangkitkan kembali kearifan budaya lokal, seperti gotong-royong dan kerjasama. Agar budaya tetap melekat dalam kehidupan bermasyarakat.
Budaya gotong-royong ini memiliki arti penting dalam masyarakat. Apalagi bergotong-royong untuk kelancaran pembangunan tempat ibadah masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada warga kampung kebon atas kerjasamanya dalam kerja bakti merenovasi tempat ibadah ini. Kegiatan ini sangat positif sebagai salah satu wujud kehidupan bertetangga,” ujarnya.
Joko, pemuda Kampung Kebon menyatakan, kerja bakti adalah salah satu bentuk dari kehidupan bertetangga. Dari kerja bakti memupuk kebersamaan, silaturahmi, berbagi, berinteraksi sosial.
Manfaat sosial lainnya adalah, untuk meningkatkan kewaspadaan sosial di lingkungan. Di kehidupan modern yang semakin individual, tidak jarang ada saja rumah tangga yang tidak mau berinteraksi atau tertutup.
“Dengan kerja bakti dapat mendeteksi tetangga yang berhalangan. Dengan bersilahturahmi menjaga semua itu. Kita semua membutuhkan orang-orang yang berdekatan dengan kita,” ucapnya. (Darjo).
























