TIGARAKSA, (B1) – Langkah Pemkab Tangerang, dalam menangani kasus covid-19 mendapat apresiasi. Makin menurunnya angka positif dan kematian pasien, serta makin meningkatnya angka kesembuhan dan mendahulukan pembukaan tempat ibadah, mendapat dukungan banyak pihak.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud mengatakan, pihaknya mengapresiasi kebijakan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Sehingga pasien positif dan meninggal sudah menurun.
“Melihat data covid-19 yang terus melandai, Bupati membuat kebijakan dengan membuka tempat-tempat ibadah.
Pembukaan tempat ibadah menjadi obat hati yang ampuh bagi umat beragama,” ujar Amud, saat diwawancarai, Jumat (19/6/20) malam.
Kata Amud, masyarakat sudah rindu untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid/mushala.
“Langkah yang diambil Bupati Tangerang, dengan membuka masjid atau mushala sudah sangat tepat,” imbuhnya.
Dikatakan, meski Pemkab Tangerang telah membuka tempat ibadah, masyarakat diharapkan tetap mengikuti protokol kesehatan penanganan covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah.
“Jangan sampai masyarakat abai terhadap protap kesehatan. Kita harus bersama-sama menciptakan Kabupaten Tangerang bebas covid-19,” tukasnya.
Kata Amud, Tangerang sebagai penyangga DKI Jakarta, tentu harus juga melihat perkembangan di Jakarta. Serta melihat kebijakan Gubernur DKI Jakarta terhadap dunia usaha.
Karena Tangerang dan DKI Jakarta sangat dekat. Banyak orang yang tinggal di Tangerang kerjanya di Jakarta, begitu juga sebaliknya.
Ia memahami, Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat berhati-hati dalam membuat kebijakan di tengah pandemi ini. Terlebih ini menyangkut nyawa manusia. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas bagi Pemkab Tangerang.
“Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi langkah Pak Bupati Tangerang dalam penanganan covid-19 ini,” tukas, mantan jurnalis Radar Banten, ini.
Untuk sektor ekonomi, anggota Komisi IV ini yakin jika Pemkab Tangerang juga sudah mempersiapkan langkah-langkah agar geliat ekonomi juga tumbuh seperti semula.
“Tentunya harus dilakukan secara bertahap. Semua butuh proses, langkah ke arah New Normal sedang dipersiapkan. Yang penting kita semua harus disiplin, mengikuti protokol kesehatan penanganan covid-19,” pungkasnya. (way).
























