Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
NASIONALPEMERINTAHANTANGERANG RAYAUncategorized

Bupati Tangerang Dukung Perpres Kawasan Jabodetabekpunjur

×

Bupati Tangerang Dukung Perpres Kawasan Jabodetabekpunjur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TIGARAKSA, (B1) – Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mendukung penuh, Perpres No. 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak hingga Cianjur (Jabodetabekpunjur), yang telah terbit pada April lalu.

Example 300x600

“Kami mendukung penuh dan sepakat dengan diterbitkannya Perpres penataan kawasan Jabodetabekpunjur. Tinggal masalah teknis dilapangan harus diperjelas dan juga Bupati Walikota agar dilibatkan lebih jauh dalam rencana tersebut,” terang Zaki, saat mengikuti Vicon rapat Kick Off Perpres 60 tahun 2020, di ruang kerjanya, Jumat (12/6/20).

Menurut Zaki, Ia setuju Bupati/Walikota menjadi operator pelaksanaan di lapangan. Juga ikut serta dalam pengambilan keputusan terutama masalah masalah berkaitan dengan daerah berarsiran. Salah satunya masalah sampah, sungai dan lain sebagainya.

“Masalah sampah harus segera diambil kesepakatan bersama apakah akan ada TPA regional ataukah. Seperti apa karena di Kabupaten Tangerang sendiri, kita sudah menyiapkan lahan khusu untuk pabrik pemusnahan sampah,” ungkapnya.

Menteri ATR/BPN RI Sofyan Djalil mengungkapkan Perpres ini adalah, tujuannya bagaimana pembangunan ekonomi, pusat perkotaan Metropolitan terpadu wilayah Jabodetabek Puncak Cianjur. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di kota metropolitan, terpadu dalam memperhatikan aspek keseimbangan dan lingkungan.

“Perpres ini adalah sesuai sasaran Presiden Jokowi dan Bappenas tentang pembangunan yang sistematis dan berkelanjutan. Jadi ada enam isu strategis yang menjadi prioritas dalam Perpres tersebut,” papar Menteri ATR.

Menurutnya, terdapat enam isu strategis kawasan Jabodetabekpunjur sehingga dibuat kebijakan baru yang tertuang dalam Perpres tersebut. Keenam isu itu adalah banjir, ketersediaan air baku, sanitasi dan persampahan, permasalahan pesisir dan pulau reklamasi, kemacetan dan juga antisipasi pemindahan Ibu Kota Negara.

“Kawasan tersebut merupakan kawasan strategis nasional yang dilihat dari sudut kepentingan ekonomi. Terrdiri atas kawasan perkotaan inti dan kawasan perkotaan di sekitarnya yang membentuk kawasan metropolitan,” bebernya.

Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR pun sepakat dengan Menteri ATR BPN, bahwa Ia hanya meminta kepada seluruhnya lintas sektoral dan Pemda, untuk sama-sama komitmen mendukung penuh dibarengi dengan implementasinya di lapangan.

“Intinya kita mengajak semua untuk memperbaiki komitmen kita dan perilaku kita. Kalau perilaku dan komitmen kita tidak penuh ya sama saja. Jadi saya sekali lagi mengajak kita semua memperbaiki perilaku kita terhadap perpres 60 ini untuk pembangunan Jabodetabek Puncak Cianjur berkelanjutan,” pintanya.

Ikut pula dalam rapat tersebut selain Menteri ATR BPN, Menteri PUPR dan Bupati Tangerang ada juga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri Keungan Suhasil Nazara, Dirjen Bina Banda Kemendagri, Deputi Bidang Pengelolaan Regional Bappenas, Gubernur DKI Jakarta, Jabar, dan Banten, serta seluruh Bupati Walikota se Jabobodetabekpunjur. (kom/sus).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post