Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
KESEHATANLINGKUNGANPEMERINTAHANTANGERANG RAYAUncategorized

Tinjau Griya Anabatic, Wabup Tangerang Apresiasi Tenaga Medis Covid-19

×

Tinjau Griya Anabatic, Wabup Tangerang Apresiasi Tenaga Medis Covid-19

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TIGARAKSA, (B1) – Wakil Bupati (Wabup), Tangerang H Mad Romli meninjau Griya Anabatic, di Bojong Nangka Kelapa Dua, Rabu (6/5/20), dalam kunjungan tersebut, ikut serta Asda I Hery Heryanto dan Kadinkes Kabupaten Tangerang Desriana.

Example 300x600

Pada kesempatan itu, Mad Romli memberikan semangat kepada tenaga medis untuk tetap melayani pasien Covid-19. Baik yang dirawat di griya Anabatic maupun yang dirawat di rumah sakit milik Pemkab Tangerang dan RS lainnya.

” Kami mengapresiasi tenaga medis yang saat ini fokus terhadap tangani virus Covid 19 ini. Karena tenaga medis merupakan garda rerdepan dalam penanganan Covid 19 ini,” kata Mad Romli.

Mad Romli mengatakan, Griya Anabatic disiapkan oleh Pemkab Tangerang untuk mengantisipasi membludaknya pasien Covid yang tidak memiliki gejala apa-apa. Anabatic menyiapkan 100 kamar dengan pasilitas rumah sakit.

Pasien Covid yang tanpa gejala menjalani isolasi selama 14 hari, namun jika hasil swab negatif selama dua kali, dinyatakan sembuh.

” Fasilitasnya lengkap. Ada ruang IGD, ruang perawatan, apotik, ada dokter jaga, tenaga medis dari relawan kesehatan,” tandasnya.

Sementara Kadis kesehatan Desriana mengatakan, sejak pertama dibuka, pasien orang tanpa gejala (OTG) di Griya Anabatic ini terus bertambah. Sampai saat ini ada 44 pasien.

Namun karena ada pasien 10 orang yang senbuh, maka total pasien per sekarang jumlahnya menjadi 34 orang.

“Informasinya hari ini ada penambahan pasien OTG dari Balaraja, Sepatan, Pasar Kemis jumlahnya sekita 5 orang,” terangnya.

Sementara, dr Muchlis penanggungjawab rumah singgah Griya Anabatic Kabupaten Tangerang menjelaskan, jumlah kamar pasien di Griya anabatic terdapat 100 kamar. Pasien Covid yang tanpa gejala menjalani isolasi selama 14 hari.

Tersedia fasilitasnya lengkap, ruang IGD, ruang perawatan, apotik, ada dokter jaga, tenaga medis dari relawan kesehatan.

“Mulai operasional pelayanan tanggal 20 April 2020 dan mulai terima pasien hari selanjutnya,” ungkapnya.

Dirumah singgah Griya anabatic jumlah relawan yang bertugas sebanyak 114 orang. Terdiri dari tenaga dokter spesialis, dokter umum, perawat, apoteker, asisten apoteker, analisis laboratorium dan sopir ambulan. (way).

Example 300250
Example 120x600
Script â„– 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post