SERANG, (B1) – Polda Banten bergerak cepat, dengan merespon keresahan masyarakat pesisir pantai, dengan adanya informasi aktifitas Gunung Anak Krakatau (10/4/20).
Kapolda Banten Irjen Pol Agung Sabar Santoso, pada Sabtu (11/4/20) langsung memerintahkan seluruh Polres yang memiliki pantai untuk cek pantauan air laut. Dan didapat laporan bahwa bahwa kondisi air laut dalam keadaan normal.
Hasil ini diperkuat dengan adanya koordinasi Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto, dengan BPBD Pandeglang, bahwa dentuman semalam relatif aman dibandingkan tahun 2018.
Dengan adanya aktivitas Gunung Anak Krakatau, pihak Polres Pandeglang menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan kembali ke rumah. Sambil tetap waspada dan tidak terpengaruh dengan berita yang tidak benar (hoaks).
Sementara hasil dari pos pantau anak gunung yang ada di Pasauran Kecamatan Cinangka oleh personel Polsek Cinangka, Polres Cilegon, mendapat penjelasan bahwa, gunung Anak Krakatau pada level II (Waspada). Serta rekomendasi agar masyarakat/wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 2 km dan di pos PGA Anak Krakatau tidak terdengar suara dentuman.
Personil Brimob dan Sabhara, Polairud Polda Banten, juga terlihat melaksanakan apel kesiapan personel dan perlengkapan untuk antisipasi bencana.
Terpisah Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi mengimbau ke masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang. Namun juga selalu waspada bila sewaktu – waktu ada perubahan level pada gunung api anak krakatau.
Masyarakat dihimbau, untuk tetap berkomunikasi dengan aparat desa serta Muspika setempat. Teliti dengan berita yang tidak benar terkait letusan gunung anak krakatau (hoaks).
“Kita terus melihat perkembangan dan selalu berkordinasi dengan BPBD. Baik Provinsi Banten maupun Kabupaten,” tandasnya. (hum/sus).
























