TIGARAKSA, (B1) – Di tengah merebaknya wabah virus corona (covid-19), di aula Masjid Al Amjad, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, masih ada melangsungkan pesta pernikahan, yang mengundang banyak orang. Keruan saja, mendapat protes dari beberapa warga, Sabtu, (21/3/20).
Terlebih, sehari sebelumbya, Jumat, (20/3/20), Masjid Al Amjad ditutup untuk dan tidak dilaksanakan shalat jamaah Jumat, dengan alasan adanya wabah virus corona. Hal, itu yang membuat pertanyaan warga sekitar.
“Kejadian itu melukai umat,” ujar Sudrajat, salah satu warga sekitar.
Sudrajat, mengaku pada Jumat (20/3) kemarin, Ia datang ke Masjid Al Amjad untuk akan melaksanakan salat Jumat. Namun ternyata pintu gerbang masjid ditutup dan bahkan dikunci.
“Giliran saya mau Jumatan di masjid itu diliburkan. Tapi resepsi pernikahan malah difasilitasi,” akunya, kecewa.
Sudrajat berpendapat, adanya kegiatan itu harus segera dievaluasi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“DKM Al Amjad harus dievaluasi Pemkab, agar publik tidak merasa kecewa,” tukasnya.
Tidak jauh beda dikatakan Sanusi, (23), yang mempertanyakan resepsi pernikahan yang digelar di masjid tersebut.
“Mengapa shalat Jumat ditiadakan, tapi penyewaan gedung tetap berjalan, kan aneh,” tanyanya.
Saat dikonfirmasi salah satu Pengurus DKM Masjid Al Amjad tidak bisa menjelaskan.
“Mohon maaf terkait masalah ini, bukan kapasitas saya untuk menjawab pertanyaan. Saya hanya staf masjid,” balasalnya melalui WA.
Sekadar informasi, tempat-tempat ibadah di sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang sementara ditutup, termasuk Masjid Agung Al Amjad, Tigaraksa. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).
Penutupan tempat-tempat ibadah itu berdasarkan himbauan Bupati Tangerang dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Tangerang. (way).
