TIGARAKSA, (B1) – Warga Tapos, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Didi, (41), keluhkan hiburan dangdut yang diselenggarakan dinpemukiman warga di RT 10/04 Desa Tapos, Kecamaan Tigarakasa, Jumat (20/3/20) malam. Didi tambah terkejut karena ternyata acara tersebut hanya sebatas hiburan, bukan untuk hajat.
” Saya heran disaat pak Bupati mengintruksikan agar warga diam di rumah karena wabah virus Corona sedang melanda, namun tetap saja acara tidak dibatalkan” ungkap Didi.
Didi menduga kecamaan dan desa, belum mensosialisasikan himbauan bupati Tangerang, agar warga diam di rumah dan menghindari keramaian.
” Disaat pak Bupati Tangerang konsen agar warganya tidak terkena Corona, malah di lingkungan saya Desa Tapos, Tigaraksa, ada hiburan dangdut, ” kata Didi.
Penularan Virus Corona menurut intruksi Bupati Tangerang sambung Didi, melalui kontak langsung berjabat tangan, bahkan untuk berdampingan saja harus menjaga jarak minimal satu meter.
” Saya sebagai warga Tapos Kecamatan Tigaraksa kecewa , disaat musim Corona bukannya meniadakan keramaian, malah mendatangkan keramaian,” keluhnya.
Belum ada tanggapan baik dari Kades Tapos maupun Camat Tigaraksa, terkait hiburan dangdut tersebut. (yat).
